Pahlawan Safonov Antar PSG Juara Piala Interkontinental, Raih Trofi Keenam Musim Ini
Hanya Tiga Gol Tercipta dari Sembilan Penalti: Samuel Lino, Vitinha, dan Nuno Mendes Jadi Penentu
Matvei Safonov menjadi pahlawan Paris Saint-Germain setelah melakukan empat penyelamatan penalti berturut-turut dalam adu penalti, memastikan kemenangan klub asal Prancis itu atas Flamengo di final Piala Interkontinental pada Rabu waktu setempat. Kemenangan ini juga mengukuhkan trofi keenam PSG sepanjang tahun ini.
Penjaga gawang asal Rusia itu disambut euforia rekan-rekan setimnya setelah aksi heroiknya di babak adu penalti yang berakhir 2-1 untuk PSG, menyusul hasil imbang 1-1 selama 120 menit.

Foto: AP
Jalannya Pertandingan
Di waktu normal, PSG sempat unggul lebih dulu pada menit ke-38 melalui gol Khvicha Kvaratskhelia. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Marquinhos melakukan pelanggaran di kotak terlarang, memberikan Flamengo kesempatan penalti yang berhasil dieksekusi oleh Jorginho pada menit ke-62. Skor 1-1 bertahan hingga perpanjangan waktu, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Drama Adu Penalti
Drama adu penalti menjadi panggung bagi Matvei Safonov. Kiper yang sebelumnya merupakan pilihan kedua ini, baru mendapatkan kesempatan bermain setelah Lucas Chevalier mengalami cedera pergelangan kaki bulan lalu. Meskipun Chevalier sudah cukup fit untuk duduk di bangku cadangan, Safonov dipercaya untuk tetap menjadi starter dan membuktikan kemampuannya. Ia tampil gemilang dengan menggagalkan empat tendangan penalti berturut-turut dari pemain Flamengo: Saul Niguez, Pedro, Leo Pereira, dan Luiz Araujo.

Foto: AP
Dari total sembilan penalti yang dieksekusi, hanya tiga yang berhasil menjadi gol. Gol semata wayang Flamengo di adu penalti dicetak oleh Samuel Lino. Sementara itu, PSG memastikan kemenangan melalui eksekusi Vitinha dan Nuno Mendes.
Pemain terbaik pria FIFA tahun ini, Ousmane Dembele, menjadi salah satu dari dua pemain PSG yang gagal mencetak gol dari titik penalti.

Foto: AP
Tahun Penuh Trofi untuk PSG
Kemenangan ini menyempurnakan 12 bulan penuh trofi bagi Les Parisiens. Sebelumnya, mereka telah sukses meraih Trophee des Champions, Ligue 1, Coupe de France, UEFA Champions League, dan UEFA Super Cup (yang juga dimenangkan melalui adu penalti melawan Tottenham Hotspur pada Agustus lalu). Ini adalah gelar global pertama dalam sejarah PSG.
Perjalanan Flamengo
Flamengo sendiri datang ke turnamen ini dengan modal gelar Copa Libertadores dan kejuaraan Brasil yang mereka raih dalam beberapa pekan terakhir. Meski kalah di final, Flamengo kembali dari Piala Interkontinental dengan membawa pulang dua trofi tambahan yang diberikan FIFA karena keberhasilan mereka memenangkan pertandingan antar-konfederasi untuk mencapai final.
Mereka sebelumnya telah mengalahkan Cruz Azul dalam laga yang dijuluki “Derby Amerika”, sebelum menyingkirkan Pyramids 2-0 di babak playoff yang mengantar mereka ke final, sekaligus memenangkan Piala Challenger.
Konteks Sejarah
Kemenangan PSG ini sekaligus melanjutkan dominasi tim-tim Eropa di final Piala Interkontinental. Kompetisi ini sempat vakum atau berganti nama menjadi Piala Dunia Antarklub hingga 2004, sebelum FIFA menghidupkannya kembali tahun lalu.
FIFA juga mengubah format Piala Dunia Antarklub menjadi turnamen musim panas yang diikuti 32 tim, dengan edisi perdananya tahun ini di mana PSG sendiri kalah di final dari Chelsea. Tim non-Eropa terakhir yang berhasil memenangkan Piala Dunia Antarklub atau Piala Interkontinental adalah Corinthians pada tahun 2012.
(SA/GN)
sumber : www.taipeitimes.com
Leave a comment