Dortmund Ditahan Imbang Bodø/Glimt 2-2 di UCL, Jalan ke 16 Besar Makin Terjal
Meskipun kini peluang mereka untuk lolos dari fase grup Liga Champions UEFA (UCL) semakin menipis, FK Bodø/Glimt berhasil membuat Borussia Dortmund kalang kabut di Westfalenstadion. Klub Norwegia itu dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk menahan imbang pemenang trofi 1997 tersebut dengan skor 2-2.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Dortmund yang sebelumnya mencetak tepat empat gol dalam empat dari lima pertandingan fase liga, diprediksi akan memulai pertandingan dengan dominasi. Namun, kenyataan di lapangan tidak semulus yang mereka harapkan sejak kick off. Sundulan Julian Brandt yang melayang di atas mistar gawang dengan cepat dilupakan para pendukung Westfalenstadion. Mereka hampir melihat timnya tertinggal dua kali dari Kasper Hogh. Upaya pertama Hogh digagalkan dalam situasi satu lawan satu oleh Gregor Kobel, sebelum kiper Swiss itu dengan brilian menepis tembakan berikutnya ke tiang dekat.
Seperti yang sering terjadi pada tim tamu yang menyia-nyiakan peluang, Glimt harus membayar mahal atas kegagalan mereka mengkonversi peluang. Fabio Silva berhasil lolos dan mengoper bola ke Brandt di sisi kiri. Gelandang tersebut kemudian mengangkat bola melewati penjaga gawang meskipun Nikita Haikin sudah berusaha maksimal untuk menghalau.
Tuan rumah terus menekan dan Jobe Bellingham serta Silva nyaris mencetak gol setelahnya. Namun, suasana di sekitar lapangan tiba-tiba berubah menjelang jeda. Umpan silang Patrick Berg setelah tendangan sudut pendek jatuh dengan sempurna ke kepala Haitam Aleesami, yang kemudian menanduk bola melewati kaki Kobel untuk menyamakan kedudukan.
Ketegangan di Babak Kedua
Tim tamu memulai babak kedua dengan penuh optimisme, namun semangat itu dengan cepat dipadamkan hanya enam menit kemudian. Sundulan diving Maximilian Beier berhasil ditepis oleh Haikin, namun bola hanya cukup jauh bagi Brandt untuk tiba dan memanfaatkan bola muntah, mencetak gol keduanya.
Sundulan Aaron Anselmino kemudian dapat digagalkan oleh refleks tajam Haikin. Dortmund berusaha melancarkan serangan mematikan yang akan menyingkirkan semi-finalis Liga Eropa UEFA musim lalu itu untuk selamanya. Namun, penyelamatan Haikin terbukti krusial. Dengan 15 menit tersisa, Hakon Evjen berhasil menerobos ke area penalti dan entah bagaimana menyodorkan bola kepada Jens Petter Hauge, yang menyelesaikannya di tiang jauh untuk menyamakan kedudukan lagi.
Jika ada pemenang, orang mungkin mengira Dortmund akan tetap unggul di menit-menit akhir. Tapi mereka malah harus menganggap diri mereka beruntung karena Kobel berada dalam performa terbaiknya untuk menghentikan Daniel Svensson melakukan tembakan ke gawangnya sendiri.
Dampak dan Konteks Klasemen
Akibat hasil imbang ini, Die Schwarzgelben (julukan Dortmund) tetap berada di luar delapan besar dan kemungkinan besar harus mengalahkan Tottenham Hotspur dan Inter Milan di pertandingan sisa untuk langsung lolos ke babak 16 besar.
Sementara itu, meskipun tim tamu tampil berani, satu poin sepertinya tidak akan cukup untuk memberi mereka peluang maju dari fase grup. Oleh karena itu, mereka kini akan berusaha menggunakan dua pertandingan terakhir sebagai sarana untuk menjadi tim Norwegia pertama yang memenangkan pertandingan undian utama UCL sejak musim 2007/08.
Julian Brandt dari Borussia Dortmund dinobatkan sebagai Flashscore Pemain Terbaik Pertandingan atas kontribusinya dengan dua gol.
(SA/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment