Ronaldo Ungkap Keinginan Ajak Donald Trump Bicara Perdamaian Dunia
Megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo, kembali mencuri perhatian publik. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan jurnalis Inggris Piers Morgan baru-baru ini, kapten timnas Portugal itu blak-blakan soal beberapa hal, termasuk sebuah keinginan tak terduga.
Salah satu tujuan utama Ronaldo ternyata adalah bertemu dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk membicarakan perdamaian dunia.
Dalam sesi wawancara tersebut, Morgan sempat menyinggung soal jersey bertanda tangan yang belum lama ini dikirim Ronaldo kepada Trump. Jersey itu bertuliskan pesan tangan: “Presiden Donald J. Trump, memperjuangkan perdamaian.”
Ronaldo menjelaskan alasannya. Ia meyakini Trump sebagai sosok yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi perubahan di tingkat global. Ia pun berharap bisa berdiskusi dengannya secara pribadi mengenai upaya perdamaian.
“Jika dunia damai, itulah tujuan kami,” kata Ronaldo. “Dia adalah salah satu orang yang bisa mengubah atau setidaknya membantu mengubah dunia. Itulah tujuan utama saya: bertemu Trump dan membicarakan perdamaian dunia. Jika Anda bisa mewujudkannya, dia adalah seseorang yang sangat ingin saya ajak duduk bersama.”
CR7: Mengagumi Kepemimpinan dan Kesamaan Pandangan
Penyerang Al Nassr yang kini berusia 39 tahun itu menyatakan kekagumannya terhadap gaya kepemimpinan Trump dan tekadnya untuk “mewujudkan sesuatu.”
“Di sini, di Amerika Serikat – di mana pun hal itu terjadi, saya ingin bertemu dengannya. Saya tahu dia pernah ke Arab Saudi,” lanjut Ronaldo. “Saya berharap bisa duduk bersamanya suatu hari nanti karena dia adalah salah satu orang yang sangat saya sukai. Saya pikir dia bisa mewujudkan segalanya, dan saya menghormati orang-orang seperti itu.”
Ronaldo juga memberi isyarat bahwa ia merasa memiliki kesamaan pribadi dengan Trump. Namun, ia memilih untuk tidak mengungkapkan secara spesifik kesamaan apa yang dimaksud.
“Saya berharap dunia segera menemukan jalan menuju perdamaian,” ujarnya. “Itulah yang saya cari. Dan suatu hari nanti, jika saya mendapat kesempatan untuk duduk bersamanya, saya akan memberitahunya kesamaan apa yang kami miliki. Tapi saya akan menyimpannya untuk diri sendiri sampai saat itu tiba.”
Pernyataan ini kembali memperlihatkan sisi lain dari seorang Cristiano Ronaldo, yang tidak hanya dikenal sebagai ikon sepak bola, tetapi juga sebagai individu yang peduli terhadap isu-isu global. Keinginannya untuk terlibat dalam diskusi perdamaian dunia, bahkan dengan tokoh politik sekelas Donald Trump, menambah dimensi baru pada citra publiknya di luar lapangan hijau.
(SA/GN)
sumber : en.as.com
Leave a comment