Masa Depan Nicolas Jackson di Bayern Munich Tergantung Paruh Kedua Musim
Bayern Munich menikmati paruh pertama musim (Hinrunde) yang sangat sukses. Mereka berhasil mengamankan keunggulan signifikan sembilan poin di puncak klasemen Bundesliga. Selain itu, Die Roten juga berada dalam posisi kuat untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan masih berkompetisi di DFB Pokal.
Awalnya, banyak pihak bersikap skeptis mengenai perjalanan musim Bayern, terutama setelah jendela transfer musim panas yang sulit. Pelatih Vincent Kompany kehilangan banyak pemain berpengalaman seperti Leroy Sane, Thomas Müller, dan Kingsley Coman. Klub Bavaria itu juga gagal mendapatkan target utama mereka dan terpaksa beralih ke opsi cadangan.
Meski demikian, beberapa rekrutan baru langsung memberikan dampak positif. Luis Diaz tampil cemerlang untuk Bayern, dengan mencetak 12 gol di semua kompetisi pada paruh pertama musim ini. Pemain asal Kolombia itu juga menyumbangkan enam assist dengan seragam Bavaria. Namun, penyerang lain yang didatangkan, Nicolas Jackson, belum menunjukkan tingkat produktivitas serupa.
Penyerang asal Senegal itu bergabung dengan Bayern dengan status pinjaman selama satu musim dari Chelsea. Ada opsi pembelian permanen yang akan menjadi kewajiban jika persyaratan tertentu terpenuhi. Dalam wawancara dengan media di Jerman, Direktur Olahraga Max Eberl menegaskan bahwa saat ini tidak ada kecenderungan untuk merekrut Jackson secara permanen di musim panas.
“Belum ada kecenderungan.”
Max Eberl tentang penandatanganan Nicolas Jackson
Jackson Butuh Ruckrunde Kuat untuk Yakinkan Bayern
Performa Jackson untuk Die Roten sebenarnya tidak terlalu buruk. Namun, penampilannya kerap dibandingkan dengan Harry Kane, striker pilihan utama di bawah asuhan Vincent Kompany. Penyerang Inggris itu dikenal sebagai salah satu pencetak gol paling produktif di Eropa.
Jackson berhasil mencetak lima gol untuk Die Roten di semua kompetisi selama Hinrunde. Dia mencatatkan rata-rata satu gol setiap 100 menit bermain untuk Bayern, statistik yang cukup baik untuk seorang striker cadangan nomor sembilan. Kendati demikian, output dari Jackson ini dianggap belum membenarkan kebutuhan Bayern untuk membayar biaya transfer €65 juta, di luar biaya pinjaman €16,5 juta yang sudah dikeluarkan.
Mantan penyerang Villarreal ini akan melewatkan beberapa minggu pertama paruh kedua musim (Ruckrunde) karena partisipasinya di Piala Afrika (AFCON) bersama tim nasional Senegal. Jackson harus bermain maksimal dan menunjukkan performa luar biasa di sisa pertandingan paruh kedua musim untuk meyakinkan Bayern agar mewujudkan kepindahan permanen di musim panas mendatang.
Bahkan jika Bayern dan Kompany pada akhirnya yakin untuk merekrut Jackson musim panas mendatang, mereka kemungkinan besar akan mengupayakan kepindahan dengan harga diskon, bukan dengan klausul yang tercantum dalam kesepakatan dengan Chelsea saat ini. Klub Liga Primer itu sepertinya tidak akan mudah mengalah dalam hal biaya, sehingga bola kini berada di tangan Jackson untuk menemukan cara agar bisa mengamankan kepindahan permanen ke Bavaria. (Data statistik dicatat oleh Whoscored)