Home Sepakbola Liga Lainnya Lee Kang-in di PSG: Selamanya cuma figuran?
Liga Lainnya

Lee Kang-in di PSG: Selamanya cuma figuran?

Share
Lee Kang-in di PSG: Selamanya cuma figuran?
Share

Peran Lee Kang-in di PSG: Antara Ketergantungan dan Ancaman Talenta Muda

Sejak kedatangannya di Paris Saint-Germain lebih dari satu abad yang lalu, peran Lee Kang-in di tim selalu digambarkan sebagai pemain yang berguna. Namun, selama dua setengah tahun terakhir, produk akademi Valencia ini sering berfluktuasi antara menjadi starter dan peran pendukung. Keputusan ini sering kali lebih ditentukan oleh absennya pemain lain ketimbang performanya sendiri.

Pada tahun kalender ini, kedatangan Khvicha Kvaratskhelia pada bulan Januari membawa dampak signifikan pada waktu bermain pemain internasional Korea Selatan tersebut. Padahal, hingga saat itu, Lee selalu terlibat dalam setiap pertandingan di paruh pertama musim lalu, bahkan berhasil mencetak enam gol dalam 11 pertandingan liga pertamanya.

Pemain asal Georgia itu tiba tepat ketika Lee tampaknya akan mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kekuatan kreatif utama tim. Setelah beberapa penampilan biasa-biasa saja sebagai false nine, sebuah peran yang pada akhirnya akan dimainkan oleh Ousmane Dembele, mantan pemain Mallorca ini kembali ke peran kreatif yang lebih akrab di lini tengah dan sayap.

Yang dibawa oleh Kvaratskhelia, begitu juga Bradley Barcola dan Dembele, adalah ancaman langsung dan kemampuan mencetak gol yang pada akhirnya tidak dimiliki Lee. Di tengah segala kreativitasnya yang tidak mencolok, umpan-umpan rumit, dan pergerakan menekan, Lee akan kehilangan kecepatan di hadapan kekuatan besar PSG di panggung kontinental musim semi lalu.

Masa Depan Lee Kang-in di PSG Terancam Talenta Akademi?

Dengan hanya 19 menit bermain di lapangan setelah babak play-off Liga Champions, semuanya terjadi pada leg kedua babak 16 besar melawan Liverpool, perannya dalam kemenangan turnamen tersebut sangat minim. Saat ia tampak akan hengkang pada musim panas ini, pemain berusia 24 tahun itu tampil sebagai cameo penyelamat pertandingan melawan Tottenham di Piala Super, bermain untuk memperkecil ketertinggalan sebelum Gonçalo Ramos mencetak gol penyeimbang.

Baca juga:  Hat-trick Kane! Bayern Tinggalkan Pesaing 11 Poin di Bundesliga.

Lee telah menjadi pemain yang dapat diandalkan ketika dipanggil di tengah krisis cedera musim ini. Dia dengan nyaman menjadi pemain PSG yang menonjol dalam kekalahan dari Bayern Munich pada bulan November, karena kaki kirinya menghasilkan sebagian besar peluang timnya malam itu.

Fleksibilitas pemain berusia 24 tahun ini, yang telah bermain sebagai gelandang bertahan, selalu menjadi keuntungan dalam hal akumulasi waktu bermain. Namun, peluangnya untuk mengukuhkan diri di starting XI terlihat semakin tipis mengingat munculnya beberapa produk akademi di posisi yang dibelanya. Sang gelandang belum sepenuhnya menyadari potensi yang dijanjikannya saat pertama kali menembus tim utama di Spanyol.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan Lee Kang-in di Parc des Princes. Meskipun memiliki kemampuan adaptasi dan kontribusi penting di saat dibutuhkan, persaingan ketat dengan rekrutan baru dan talenta muda lokal bisa membuat perjalanannya di PSG semakin menantang.

(SA/GN)
sumber : www.getfootballnewsfrance.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Berapa jumlah gol Cristiano Ronaldo saat ini?

Cristiano Ronaldo terus mencetak gol dengan mengesankan. Saat ini, total golnya mencapai...

Arsenal Berpotensi Menang atas PSG di Final UCL, Begini Caranya!

Arsenal memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan atas PSG di final UCL...

Joao Palhinha: Lega Tottenham Bertahan di Liga Premier, Apa Selanjutnya?

Joao Palhinha merasa lega setelah Tottenham berhasil bertahan di Liga Premier. Kini,...

Zubimendi ungkapkan harapannya kepada Arteta usai dihina Arsenal.

Zubimendi mengungkapkan harapannya kepada Arteta setelah menerima hinaan dari fans Arsenal, berharap...