Max Eberl: Penunjukan Vincent Kompany Adalah Tugas Terbaik Saya di Bayern Munich
Anggota dewan olahraga Bayern Munich, Max Eberl, mengungkapkan bahwa salah satu tugas paling krusial dan terbaiknya selama berada di klub adalah membantu tim mempersiapkan diri menghadapi Bayer Leverkusen memasuki musim 2024/25.
Konteks Musim Penuh Tantangan
Eberl menggambarkan periode tersebut sebagai masa yang penuh turbulensi. “Jika saya ingin menggambar, saya akan mengatakan bahwa banyak debu yang terus-menerus bergejolak selama waktu itu, dan penting untuk mempertahankan fokus yang jelas pada apa yang penting,” ujar Eberl dalam wawancara dengan Sport Bild.
Ia menyoroti kondisi klub pada musim panas 2024, di mana Bayern gagal meraih gelar dan bahkan harus puas menjadi runner-up di belakang Bayer Leverkusen. Situasi semakin rumit karena klub tidak memiliki pelatih kepala dan secara umum, tim sedang dalam keadaan tidak bahagia.
Visi Jangka Panjang Bersama Kompany
Melihat kembali situasi tersebut, Eberl menegaskan bahwa prioritas utama adalah menemukan pelatih berkualitas tinggi yang dapat mengembangkan rencana jangka panjang sejak awal. Ia merasa berhasil mewujudkan hal itu dengan penunjukan Vincent Kompany.
“Melihat kembali hal tersebut sekarang, hal yang paling penting adalah menemukan pelatih yang sangat baik yang dengannya kami dapat mengembangkan rencana jangka panjang sejak awal. Kami berhasil melakukan hal itu dengan Vincent Kompany, seperti yang sekali lagi digarisbawahi oleh perpanjangan kontrak baru-baru ini hingga tahun 2029.”
Keputusan untuk membawa Kompany, yang kontraknya baru-baru ini diperpanjang hingga tahun 2029, dinilai Eberl sebagai langkah strategis yang vital. Menemukan pelatih untuk menggantikan Thomas Tuchel sekaligus memperkuat tim adalah tugas besar, namun eksekutif Bayern tersebut menanganinya dengan penuh keyakinan. Penunjukan ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi Bayern untuk kembali bersaing di level tertinggi dan mengatasi dominasi rival mereka.
(SA/GN)
sumber : www.bavarianfootballworks.com
Leave a comment