Home Sepakbola Liga Lainnya Messi Beri Hormat Terakhir: Omar Souto, Pahlawan Pembuka Jalan Kariernya.
Liga Lainnya

Messi Beri Hormat Terakhir: Omar Souto, Pahlawan Pembuka Jalan Kariernya.

Share
Messi Beri Hormat Terakhir: Omar Souto, Pahlawan Pembuka Jalan Kariernya.
Share

Saat Argentina Nyaris Kehilangan Lionel Messi: Spanyol Lebih Dulu Tahu Potensi sang Megabintang

Lionel Messi sudah berada di La Masia, akademi Barcelona, sejak usia dini setelah meninggalkan Amerika Selatan. Situasi ini membuat para petinggi sepak bola Spanyol seolah lebih dulu menyadari potensi luar biasa Messi dibandingkan rekan-rekan mereka di Argentina.

Mengingat ia tumbuh besar dan menempuh pendidikan di Spanyol, ada kemungkinan besar ia memenuhi syarat untuk membela Spanyol. Ia pun bisa saja beralih loyalitas jika Argentina tak kunjung menghubunginya, sebuah skenario yang nyaris menjadi kenyataan.

Konteks Terabaikan di Argentina

Kala itu, para pejabat sepak bola Argentina, khususnya tim U-20, belum sepenuhnya menyadari keberadaan talenta brilian yang sedang berkembang di Barcelona. Messi, yang saat itu masih anak-anak, sudah menunjukkan tanda-tanda kejeniusan yang membedakannya dari pemain lain.

Penemuan Tak Terduga di Piala Dunia U-20 2003

Pada turnamen Piala Dunia U-20 tahun 2003, manajer tim muda Argentina, Gerardo Souto, dan koleganya akhirnya mendapatkan informasi tentang seorang anak ajaib yang dipanggil ‘Leo’ oleh tim Spanyol. Mereka terkejut dan bingung mengapa pemain sekaliber itu tidak ada dalam skuad Argentina.

“Di Piala Dunia U-20, kami selalu bersama Spanyol di hotel, dan seseorang dari staf teknis mereka mendekati kami dan berkata, ‘Mengapa Anda tidak membawa pemain dari Barcelona? Dia jauh lebih baik daripada semua orang di sini,'” ungkap Souto kepada TyC Sports pada tahun 2021.

Perburuan “Leo” di Rosario

Informasi itu memicu pencarian serius. Setelah kembali ke Buenos Aires, pelatih Hugo Tocalli mendesak Souto untuk segera mengamankan pemain tersebut. Namun, masalahnya adalah minimnya informasi lengkap tentang “Leo”.

“Saat itu, skuad kami punya nama-nama seperti Fernando Cavenaghi, Javier Mascherano, dan Maxi Lopez. Suatu hari setelah kembali ke Buenos Aires, Hugo Tocalli mengatakan kepada saya bahwa kami harus segera mengamankan pemain itu,” kenang Souto. “Saya pikir namanya Leonardo karena semua orang memanggilnya Leo. Saya sampai harus pergi ke pusat panggilan di Monte Grande untuk meminta direktori kota Rosario, mencari semua orang dengan nama keluarga Messi.”

Perburuan itu tidak mudah. Souto harus melewati beberapa langkah sebelum bisa menghubungi keluarga Messi.

“Saya menghubungi seorang nenek yang kemudian memberi saya nomor pamannya. Ketika saya telepon pamannya, ia memberikan nomor sang ayah. Saat akhirnya saya berbicara dengan ayahnya, ia berkata, ‘Akhirnya kalian meneleponnya. Anak saya sangat ingin bermain untuk tim nasional Argentina.'”

Momen ini menjadi titik balik krusial. Jika bukan karena desakan dari staf Spanyol dan kegigihan Souto, Lionel Messi mungkin saja tidak pernah mengenakan seragam biru langit-putih Argentina. Sebuah skenario yang tak terbayangkan mengingat statusnya kini sebagai kapten yang membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia.

Baca juga:  Putra Cristiano Ronaldo pilih Eropa ketimbang tampil bareng kapten Al-Nassr.

(SA/GN)
sumber : www.goal.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Cara Argentina mengantisipasi cedera Lionel Messi dengan cerdas!

Argentina telah menerapkan strategi cerdas untuk mengantisipasi cedera Lionel Messi, memastikan pemulihan...

Ronaldo terancam kehilangan Brozovic, kontrak Al-Nassr terhambat masalah utama.

Ronaldo terancam kehilangan Brozovic karena kontrak Al-Nassr menghadapi kendala serius, berpotensi mengganggu...

PSG punya motivasi lebih besar dibanding Arsenal dalam mengejar gelar!

PSG memiliki motivasi yang lebih besar dibanding Arsenal dalam mengejar gelar, berkat...

Minat liga sepak bola melonjak menjelang Piala Dunia!

Minat liga sepak bola melonjak menjelang Piala Dunia, dengan antusiasme tinggi dari...