Yannick Bright Ungkap Sosok Lionel Messi di Inter Miami: Nyaris Pingsan!
Gelandang muda Inter Miami, Yannick Bright, membagikan pengalamannya beradaptasi di klub Major League Soccer (MLS) tersebut, terutama saat pertama kali bertemu dengan superstar Lionel Messi. Bright yang bergabung pada tahun 2024 ini, menceritakan bagaimana kapten tim nasional Argentina itu membantunya menyesuaikan diri dan kesan mendalam yang ia rasakan.
Sejak kedatangannya, pemain berusia 24 tahun ini telah menjadi bagian penting di skuad Inter Miami. Perjalanan kariernya sendiri terbilang unik, ia sempat merumput di Serie D Italia sebelum akhirnya merapat ke Amerika Serikat dan kini berbagi ruang ganti dengan salah satu pemain terbaik dunia.
Kesan Pertama yang Memukau
Dalam sebuah wawancara, Bright menceritakan momen perdananya berhadapan langsung dengan Messi. Ia mengakui bahwa kehadiran peraih delapan Ballon d’Or itu begitu memesona.
“Leo adalah pribadi yang sangat rendah hati dengan aura yang luar biasa,” ungkap Bright. “Saya ingat betul pertama kali melihatnya, saya nyaris pingsan, padahal sudah berusaha mempersiapkan mental sebelum dia tiba.”
Meskipun statusnya sebagai ikon sepak bola, Messi mampu menampilkan dirinya layaknya rekan setim biasa, menurut Bright.
Pemimpin yang Rendah Hati dan Kompetitif
Bright juga memberikan gambaran mengenai peran Messi sebagai pemimpin, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Dia adalah pemimpin yang rendah hati dan memotivasi. Sebelum pertandingan, dia selalu tahu bagaimana menemukan kata-kata yang tepat untuk membangkitkan semangat kami,” jelas Bright. “Dia seorang profesional teladan, dengan perhatian obsesif terhadap detail.”
Di balik sikap pendiamnya, Messi di lapangan menjelma menjadi sosok yang sangat kompetitif. “Dia adalah sosok yang pendiam, tetapi di lapangan dia berubah menjadi ‘binatang’. Di usia 38 tahun dan setelah memenangkan begitu banyak gelar, dia tidak pernah mau kalah bahkan saat sesi latihan,” tambah Bright, menunjukkan betapa gigihnya Messi.
Hubungan Akrab di Ruang Ganti
Terlepas dari statusnya sebagai mega bintang, Messi memiliki hubungan yang baik dengan seluruh tim, termasuk dengan Bright.
“Kami memiliki hubungan yang baik sebagai rekan satu tim. Kami banyak berbicara tentang sepak bola, dia bercerita tentang keluarganya dan bertanya tentang keluarga saya,” kata Bright. “Dia sangat membantu saya selama periode ini, baik di dalam maupun di luar lapangan.”
Bright juga mengungkapkan bahwa Messi menyukai Italia dan tantangan yang ia hadapi saat bermain di San Siro. Menariknya, Bright sendiri pernah berada di tribun penonton ketika Messi bersama Barcelona mengalahkan Milan pada tahun 2011, berkat kakaknya yang saat itu bermain di tim junior.
Pengakuan dari Yannick Bright ini semakin mempertegas bagaimana sosok Lionel Messi tidak hanya menjadi inspirasi di lapangan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi rekan-rekan setimnya, terutama para pemain muda yang baru meniti karier di Inter Miami. Kehadirannya tidak hanya meningkatkan kualitas tim, tetapi juga menciptakan atmosfer ruang ganti yang suportif dan profesional.
(SA/GN)
sumber : www.pulsesports.ng
Leave a comment