Home Sepakbola Liga Lainnya Muller Siap Hancurkan Impian Juara Inter Miami di Final MLS!
Liga Lainnya

Muller Siap Hancurkan Impian Juara Inter Miami di Final MLS!

Share
Muller Siap Hancurkan Impian Juara Inter Miami di Final MLS!
Share

Thomas Muller Tersenyum Hadapi Final MLS, Abaikan Label ‘Penjahat’ Kontra Messi dkk.

Thomas Muller hanya memberikan senyuman ketika ditanya bagaimana rasanya berperan sebagai “penjahat” jelang final Piala MLS yang mempertemukan tim Vancouver Whitecaps dan Inter Miami. Penyerang gaek Jerman ini menghadapi pertanyaan tersebut dengan santai, meski rekam jejaknya melawan bintang-bintang Inter Miami seperti Lionel Messi, Sergio Busquets, Luis Suarez, dan Jordi Alba menyimpan kenangan pahit bagi lawan-lawannya.

Kenangan Buruk Sang Rival

Muller sebenarnya bisa saja dengan percaya diri menyinggung kemenangan telak 8-2 yang diraihnya saat terakhir kali kelima pemain Inter Miami itu berada di lapangan yang sama. Momen itu terjadi pada perempat final Liga Champions 2020, di mana Muller mencetak dua gol saat Bayern Munich mempermalukan Barcelona dalam pertandingan epik di Lisbon.

Tidak hanya itu, ketika nama pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, disebut, Muller juga punya sejarah manis. Ia bisa saja mengungkit final Piala Dunia 2014, di mana Jerman asuhan Muller mengalahkan Argentina – yang kala itu diperkuat Mascherano dan Messi – melalui gol Mario Gotze di masa tambahan waktu.

Namun, itu bukanlah gaya Muller. Kini berusia 36 tahun, salah satu pemain paling berprestasi di generasinya ini lebih memilih untuk tersenyum dan meredam aura persaingan pribadi.

Fokus Tim, Bukan Duel Bintang

Dalam sesi media selama 15 menit bersama rekan setimnya di Whitecaps, Sebastian Berhalter, Muller justru menunjukkan ketertarikan pada efek keunggulan kandang bagi Inter Miami. Statistik menunjukkan bahwa dari 14 final Piala MLS terakhir, di mana keuntungan sebagai tuan rumah diberikan kepada tim peringkat tertinggi, 11 di antaranya berhasil keluar sebagai pemenang.

“Seberapa besar peluang kita untuk menang?” sela Muller setelah Berhalter memberikan jawaban standar tentang fokus pada permainan, bukan pada venue.

“10%? 20? Atau kurang?” lanjutnya.

“Tapi apakah ada kemungkinan?”

Ketika jawaban positif datang, Muller berseri-seri: “Saya senang mendengarnya.”

Baca juga:  Eks Arsenal Samakan Messi-CR7 dengan Anime. Kok Neymar Juga Disebut?

Segudang Pengalaman Final

Muller memang sudah kenyang asam garam final. Bersama Bayern Munich, ia meraih 10 gelar Bundesliga, termasuk dua Liga Champions dan dua Piala Dunia Antarklub. Ia juga pernah merasakan pahitnya kekalahan dalam empat final.

Selain kesuksesan di final Piala Dunia dan kemenangan perempat final Liga Champions atas Barcelona lima tahun lalu, Muller juga menjadi bagian dari skuad Bayern yang mengalahkan tim Messi di semifinal Liga Champions pada 2013, dalam perjalanan mereka mengangkat trofi.

Ia menyadari bahwa bahkan Major League Soccer (MLS) berusaha membentuk narasi final ini sebagai pertarungan antara dirinya dan Messi yang kini berusia 38 tahun. Namun, itu bukanlah narasi yang ingin ia bicarakan.

“Saya tahu bagi kalian di media dan juga di MLS, masuk akal untuk menjual narasi Messi dan saya serta nama-nama besar lainnya, tapi ini tentang dua tim dengan gaya bermain yang sangat menarik dan bagus,” ujarnya.

“Selalu menyenangkan bertemu teman-teman lama. Kami tidak terlalu dekat, tapi saya selalu memperhatikan mereka. Mereka adalah pemain-pemain hebat – beberapa di antaranya masih begitu.”

Itu adalah contoh lain dari sisi humor Muller, meski ia sangat serius ketika menilai tugas yang akan datang. “Ketika saya melihat ke belakang, saya merasa sangat nyaman karena hal itu sudah ada dalam pembukuan,” katanya.

“Saya mendapatkan banyak pengalaman hebat bersama tim saya di pertandingan ini. Itu menyenangkan, tapi itu tidak terlalu penting untuk (pertandingan) yang akan datang.”

“Saya tidak terlalu membutuhkan sejarah saya untuk menjadi percaya diri,” pungkas Muller, menegaskan bahwa fokusnya adalah pada pertandingan mendatang, bukan pada bayangan masa lalu.

Sikap profesional Thomas Muller menunjukkan bahwa meskipun ia memiliki rekam jejak yang gemilang melawan para bintang Inter Miami, ia memilih untuk fokus pada kekuatan tim dan tantangan pertandingan di depan. Pendekatan ini bisa menjadi faktor kunci bagi timnya dalam menghadapi tekanan final Piala MLS yang sangat dinanti-nanti.

Baca juga:  VIDEO GENOA-BOLOGNA 3-2 | HIGHLIGHTS | Messias the Hero Edges Five-Goal Thriller | SERIE A 2025/26

(SA/GN)
sumber : www.bbc.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bikin kaget! Nani tolak CR7-Messi, ini GOAT versinya.

Nani bikin kaget! Ia tak pilih CR7 atau Messi sebagai GOAT sejati....

CR7 Main! Al Nassr vs Al Kholood LIVE, Susunan Pemain Rilis.

CR7 main! Susunan pemain Al Nassr vs Al Kholood LIVE telah rilis....

Amankan Tiket Single Match Inter Miami CF 2026 Sekarang!

Inter Miami CF 2026 menanti! Amankan tiket single match-mu sekarang. Saksikan langsung...

Resmi: Dortmund vs Atalanta! Play-off UCL Dijamin Seru!

Dortmund vs Atalanta resmi di play-off UCL! Pertarungan sengit dijamin seru. Siap-siap...