Bayern Munich Tetap Perkasa Meski Dihantam Badai Cedera, Heidenheim Jadi Korban Keganasan Sang Raja
FC Heidenheim, yang saat ini berada di peringkat 17 klasemen Bundesliga, selalu menghadapi tugas berat saat bertemu Bayern Munich. Bayern adalah satu-satunya tim yang tetap tak terkalahkan dalam 15 pertandingan Bundesliga musim ini. Namun, Die Roten memasuki laga ini dengan berbagai masalah cedera dan penyakit. Kiper sekaligus kapten Manuel Neuer harus absen karena robeknya serat otot, Joshua Kimmich menepi akibat masalah pergelangan kaki, Konrad Laimer menjalani skorsing kartu kuning, Nicolas Jackson bertugas di tim nasional, sementara Tom Bischof dan Aleksandar Pavlović absen karena sakit.
Untungnya, semua kendala tersebut tampaknya tidak menjadi masalah berarti. Bayern Munich berhasil menaklukkan Heidenheim dengan mudah dan menampilkan performa terbaiknya. Berikut adalah poin-poin penting dari pertandingan tersebut:
Krisis Lini Tengah dan Strategi Cerdik Kompany
Krisis cedera di lini tengah Bayern memaksa pelatih Vincent Kompany untuk menggunakan pasangan lini tengah sementara Raphaël Guerreiro dan Leon Goretzka, yang sejatinya bukan gelandang murni. Namun, situasi ini sama sekali tidak mengganggu Bayern Munich. Faktanya, Kompany mengatur timnya untuk mengalirkan bola melewati bagian tengah lapangan dan meneruskannya melalui sayap, dengan Lennart Karl bergerak lebih ke tengah untuk menyambung bola ke lini tengah. Dengan Dayot Upamecano dan Jonathan Tah bergantian menempati posisi ‘lini tengah’ dasar, strukturnya lebih menyerupai bentuk ‘U’ ala Guardiola untuk mengimbangi minimnya poros lini tengah.
Dan strategi itu bekerja dengan sangat baik.
Penampilan apik dari sang bintang. (Foto oleh A. Scheuber/FC Bayern melalui Getty Images)
Sensasi Michael Olise Terus Berlanjut
Satu gol dan dua assist krusial. Michael Olise terlibat dalam tiga dari empat gol malam ini dan membuat pertahanan Heidenheim kelabakan sepanjang pertandingan. Dengan tendangan sudut indah yang memberikan umpan untuk gol pertama rekan setimnya, diikuti dengan penyelesaian rapi dari jarak dekat untuk menggandakan keunggulan Bayern, Olise menjadi pembeda di babak pertama. Hal itu tidak berubah di babak kedua, Olise melanjutkan pergerakan indahnya dengan umpan terobosan yang membelah pertahanan untuk melepaskan Stanisic, yang kemudian mengumpan untuk gol yang dicetak Luis Diaz.
Dengan performa cemerlang yang ditunjukkan oleh winger ini, dapat dipastikan bahwa ia akan memiliki peran besar dalam setiap kesuksesan yang diraih Bayern di kompetisi musim ini.
Alphonso Davies: Starter Sejati
Tidak ada kejutan di sini, namun kesenjangan kualitas antara opsi bek kiri lainnya yang dimiliki Bayern dibandingkan Davies yang menempati sayap kiri membuat versi Davies jauh lebih berharga daripada opsi lain yang melibatkan Ito, Bischof, atau Stanisic di posisi bek kiri. Segera setelah Davies menggantikan Ito, terjadi perubahan dinamika dan penampilan sayap kiri. Hal tersebut hampir bisa dipastikan menjadi alasan utama mengapa Bayern mampu mencetak dua gol berturut-turut dengan cepat begitu Davies memasuki pertandingan.
Davies dan Díaz sama-sama merupakan pemain yang agresif dalam menekan, selalu berusaha bertahan, dan memiliki kecepatan tinggi, sehingga memberikan banyak masalah yang perlu dikhawatirkan oleh bek lawan.
Tembok baru Bavaria? (Foto oleh Stefan Matzke – sampics/Getty Images)
Jonas Urbig Beri Pernyataan Kuat
Pemain yang sangat menonjol malam ini adalah kiper Bayern, Urbig, yang menggantikan Neuer. Ia memberikan alasan bagi Bayern untuk optimis dengan penampilan gemilangnya. Beberapa penyelamatan kelas atas, termasuk menghentikan upaya kuat jarak dekat dari Arijon Ibrahimović, memberikan banyak hal untuk direnungkan… apakah Urbig adalah penjaga gawang terbaik Bayern dalam menghentikan tembakan saat ini? Neuer tidak diragukan lagi adalah kiper terbaik dalam bermain bola, tetapi kemampuannya dalam menghentikan tembakan sering dipertanyakan musim ini.
Apakah sudah waktunya untuk memulai transisi dengan Urbig? Neuer menunjukkan tanda-tanda penurunan yang jelas, terutama dalam kemampuan menjaga gawangnya saat bola mati dan umpan silang. Urbig, di sisi lain, tampaknya semakin percaya diri di setiap penampilannya dan telah mencatatkan 3 clean sheet dalam 3 penampilan Bundesliga musim ini, sebuah catatan yang fenomenal.
Akademi Terus Berbuah Manis
Dua debutan Bundesliga lagi untuk Bayern Munich. David Daiber (18) dan Cassiano Kiala (16) tampil sebagai pemain pengganti untuk tim Bavaria, menandai pertandingan Bundesliga pertama mereka untuk klub tersebut, sementara Wisdom Mike juga mendapat menit bermain lebih banyak sebagai pemain pengganti.
Daiber menonjol malam ini, dengan kontrol bola jarak dekat yang luar biasa dan kontribusi penting yang membuatnya memenangkan kembali bola serta memulai pergerakan yang menghasilkan gol ketiga bagi Bayern. Pengambilan keputusan dan visinya secara mengejutkan tampak matang untuk penampilan pertamanya di liga, dan penampilan singkat ini tentu saja memberikan peluang lebih lanjut. Pendekatan Bayern Munich untuk fokus mengembangkan dan membina bakat-bakat muda dari akademi membuahkan hasil, dan rasanya tidak terbayangkan bahwa akan segera ada starting XI Bayern yang menampilkan setidaknya 5-6 pemain akademi.
(SA/GN)
sumber : www.bavarianfootballworks.com
Leave a comment