Home Sepakbola Liga Lainnya Rekan setim Messi beberkan: Sensasi main bareng sang GOAT!
Liga Lainnya

Rekan setim Messi beberkan: Sensasi main bareng sang GOAT!

Share
Share

Yannick Bright: Dari Divisi Empat Italia Menuju Juara MLS Bersama Lionel Messi

Inter Miami mungkin belum memiliki rekam jejak yang panjang di MLS SuperDraft, namun di penghujung tahun 2023, klub ini berhasil menemukan permata tak terduga. The Herons mendatangkan gelandang asal Italia, Yannick Bright, seorang pemain yang datang langsung dari Serie D. Bright kemudian memainkan peran penting selama musim di mana Inter Miami berhasil menjuarai Piala MLS bersama bintang dunia, Lionel Messi.

Pemain berusia 24 tahun kelahiran Milan ini menuntaskan salah satu transisi paling luar biasa dalam sejarah MLS baru-baru ini. Ia berpindah dari Arconatese, klub semi-profesional di Italia, untuk mengangkat trofi di Amerika Serikat. Apa yang dimulai dengan sebuah pesan langsung di Instagram pada tahun 2020 berakhir lima tahun kemudian dengan Bright merayakan kejuaraan dan berbagi ruang ganti dengan Messi, yang akrab ia panggil “Leo”.

“Menang bersamanya adalah sesuatu yang luar biasa. Jika seseorang mengatakan hal ini kepada saya beberapa tahun yang lalu, saya tidak akan mempercayainya,” ucap Bright sambil tertawa dalam komentar yang dimuat La Gazzetta dello Sport.

Penyesuaiannya berjalan secara langsung dan luar biasa. Dari sepak bola semi-profesional di Italia hingga ruang ganti yang dipenuhi bintang-bintang global, Bright mengakui lompatan tersebut memerlukan pengaturan ulang mental sepenuhnya. “Saya bertanya pada diri sendiri apa yang saya lakukan di sana, tetapi saya mengerti bahwa saya tidak punya pilihan selain naik ke level tersebut,” katanya. Pertemuan pertamanya dengan Messi meninggalkan kesan mendalam. “Pertama kali saya melihatnya, saya hampir pingsan. Dia rendah hati, dengan aura khusus. Tenang di luar lapangan, ada binatang buas di dalamnya.”

Baca juga:  João Félix Raih Gelar Pemain Terbaik Liga Saudi Bersama Ronaldo dan Neves!

Pelajaran Berharga dari Busquets dan Alba

Miami juga menjadi “ruang kelas” bagi Bright. Ia menyerap pelajaran sehari-hari dari para veteran seperti Sergio Busquets, Luis Suarez, dan Jordi Alba. “Bermain seperti Busquets hampir mustahil. Saya ingat Alba mengoreksi umpan yang sebenarnya sudah sempurna, hanya karena tidak sampai pada kecepatan yang diinginkannya,” kenang Bright.

Ikatan Personal Yannick Bright dengan Messi

Meskipun bukan bagian dari lingkaran terdekat Messi di Miami, Bright menggambarkan hubungan yang tulus dan sering dengan bintang Argentina itu. “Kami banyak berbicara tentang sepak bola. Dia berbicara kepadaku tentang keluarganya dan bertanya tentang keluargaku,” kata gelandang tersebut.

“Dia telah banyak membantu selama dua tahun ini, baik di dalam maupun di luar lapangan,” Bright menambahkan. “Dia mengatakan kepada saya bahwa dia menyukai Italia dan pertandingan yang dia mainkan di San Siro. Ketika dia mengalahkan AC Milan bersama Barcelona pada tahun 2011, saya juga berada di tribun penonton, berkat saudara laki-laki saya, yang bermain di sistem yunior.

Perjalanan Bright tidak berhenti dengan medali juara. Setelah meninggalkan sepak bola Eropa sebagai pemain divisi empat, ia kini menunjukkan kemampuan untuk kembali ke level yang lebih tinggi jika ia mau. Keyakinan itu tidak hanya diperkuat oleh Messi, tetapi juga oleh Jordi Alba yang baru saja pensiun setelah berbagi ruang ganti yang sama. Kisah Bright menjadi inspirasi bahwa bakat dan kerja keras, bahkan dari liga yang lebih rendah, bisa membawanya mencapai puncak kesuksesan.

(SA/GN)
sumber : bolavip.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Berapa jumlah gol Cristiano Ronaldo saat ini?

Cristiano Ronaldo terus mencetak gol dengan mengesankan. Saat ini, total golnya mencapai...

Arsenal Berpotensi Menang atas PSG di Final UCL, Begini Caranya!

Arsenal memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan atas PSG di final UCL...

Joao Palhinha: Lega Tottenham Bertahan di Liga Premier, Apa Selanjutnya?

Joao Palhinha merasa lega setelah Tottenham berhasil bertahan di Liga Premier. Kini,...

Zubimendi ungkapkan harapannya kepada Arteta usai dihina Arsenal.

Zubimendi mengungkapkan harapannya kepada Arteta setelah menerima hinaan dari fans Arsenal, berharap...