Jalan Menuju Piala Dunia 2026 Dimulai: Tur Trofi FIFA Sambangi Riyadh
Jalan menuju Piala Dunia FIFA 2026 secara resmi dimulai pada hari Sabtu lalu. Tur trofi Piala Dunia FIFA edisi keenam yang disponsori Coca-Cola resmi kick off di Riyadh, Arab Saudi. Kota ini menjadi destinasi pertama dari total 75 kota yang akan menyambut piala sepak bola paling didambakan tersebut, menjelang kompetisi musim panas mendatang.
Festival Sepak Bola di ROSHN Front
Acara yang berlangsung di ROSHN Front ini benar-benar menjadi festival sepak bola. Para penggemar diberikan kesempatan langka untuk berfoto dengan trofi ikonik tersebut.
Saat Arab Saudi tengah mempersiapkan penampilan ketujuhnya di Piala Dunia, antisipasi terlihat jelas di seluruh area acara. Pengunjung disuguhi berbagai pengalaman menarik, termasuk tantangan berbasis keterampilan dan kincir ria Coca-Cola. Mereka juga berkesempatan mengagumi jersey ikonik dari timnas Jerman, Argentina, dan Spanyol, serta seragam terbaru Green Falcons, julukan timnas Arab Saudi.
Legenda sepak bola Italia, Alessandro Del Piero, turut menambah kemeriahan acara. Ia menyapa para penggemar dan berpose untuk berfoto bersama.
Antusiasme Saudi dan Visi 2034
Arnab Roy, presiden kategori global di Coca-Cola, menyampaikan alasannya memilih Arab Saudi sebagai titik awal tur. “Bukan kebetulan kami memutuskan untuk meluncurkan Tur Piala Dunia FIFA di Arab Saudi. Transformasi yang kami saksikan di sini adalah salah satu kisah paling inspiratif di dunia. Bagi kami, sangat tepat untuk meluncurkan acara ini di sini,” ujarnya.
Sentimen serupa juga diungkapkan oleh Cynthia Karam, direktur senior urusan masyarakat, komunikasi, dan keberlanjutan di perusahaan tersebut.
“Kami tahu betapa antusiasnya masyarakat Saudi terhadap sepak bola, dengan lebih dari 80 persen penduduknya mengikuti olahraga ini. Melihat bagaimana penonton berkumpul untuk tur trofi ini sungguh istimewa,” kata Cynthia Karam kepada Arab News.
“Pada tahun 2022 kami mengirimkan trofi dari Arab Saudi ke Qatar menjelang Piala Dunia. Kali ini, kami mengambil keputusan sadar untuk mengirimkannya dari Arab Saudi ke dunia.”
Menjadi tuan rumah tur trofi ini memiliki arti penting, mengingat Arab Saudi akan menjadi tuan rumah turnamen Piala Dunia pada tahun 2034.
“Saya pikir 2034 akan menjadi salah satu Piala Dunia terbaik yang pernah ada di dunia, salah satu Piala Dunia yang tercatat dalam buku sejarah,” kata Roy.
“Keyakinan ini berasal dari pesatnya perkembangan ekosistem olahraga Arab Saudi, didorong oleh visi dan ambisi yang dikomunikasikan oleh kepemimpinan Saudi. Hal ini telah menginspirasi kami di Coca-Cola, bagi dunia, dan bagi komunitas sepak bola itu sendiri.”
Penggemar dari segala usia, banyak di antaranya mengenakan seragam tim nasional Saudi, membanjiri ROSHN Front sepanjang hari.
Kenangan 2022 dan Tantangan ke Depan
Meskipun tahun-tahun Piala Dunia selalu penting bagi sepak bola Saudi, kenangan akan kemenangan bersejarah atas Argentina pada tahun 2022 terus mengobarkan optimisme menjelang turnamen tahun ini.
Namun, siapa yang akan memimpin Green Falcons pada pertandingan 11 Juni mendatang masih harus dinantikan. Menjelang peresmian trofi tersebut, para pembuat konten sepak bola di Arab Saudi mengungkapkan pandangan yang beragam mengenai apakah Herve Renard harus tetap memimpin, dengan pendapat yang terbagi mengenai keakrabannya dengan para pemain versus keberanian taktisnya dalam pertandingan yang menjanjikan akan menjadi laga yang penuh tantangan.
Saat tur trofi tersebut berpindah ke destinasi berikutnya, Riyadh mengirimkan pesan yang jelas. Selain hasil di lapangan, Arab Saudi menempatkan sepak bola sebagai inti dari identitas budaya dan sosialnya, menggunakan acara seperti ini untuk berbagi kisahnya dengan dunia.
(SA/GN)
sumber : www.arabnews.pk
Leave a comment