Rencana transfer musim panas FC Bayern Munchen untuk memperkuat lini serang terus berjalan, namun satu nama penting kini dipastikan telah dicoret dari daftar incaran klub Bavaria tersebut.
Menurut laporan yang beredar, Franculino Djú, penyerang berusia 21 tahun dari FC Midtjylland, tidak lagi masuk dalam pertimbangan utama raksasa Jerman tersebut.
Pemain muda ini sebelumnya sempat menjadi topik diskusi hangat di Säbener Straße dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, menjelang tenggat waktu bursa transfer musim panas lalu, Direktur Olahraga Christoph Freund dikabarkan sudah menyiapkan tawaran. Namun, kesepakatan waktu itu gagal tercapai lantaran perbedaan pandangan antara kedua klub; Midtjylland menginginkan penjualan permanen, sementara Bayern lebih memilih struktur transfer yang lebih fleksibel. Meskipun demikian, kala itu nama Djú masih tetap bertahan di daftar pilihan klub.
Kini, situasi tampaknya telah berubah drastis. Penyerang tersebut tidak lagi berada di daftar striker incaran juara rekor Jerman saat ini, menandakan bahwa Djú tidak lagi menjadi bagian dari rencana transfer mereka di musim panas nanti.
Bayern Mencari Cadangan untuk Harry Kane
Di sisi lain, nama-nama lain terus muncul dalam laporan internal departemen pencari bakat Bayern. Rayan dari Vasco da Gama masih dalam pantauan klub, meskipun saat ini belum menjadi prioritas utama. Pemain berusia 19 tahun itu dianggap memiliki talenta besar, namun belum menjadi fokus transfer konkret.
Keputusan-keputusan ini diambil dengan latar belakang pencarian cadangan yang tepat untuk Harry Kane. Penyerang timnas Inggris itu memang tak tergantikan di lini depan Bayern, namun klub ingin memiliki opsi yang lebih luas di posisi penyerang nomor sembilan. Mereka mencari striker yang cocok dengan konsep tim, baik secara kemampuan atletik maupun finansial, dan memiliki potensi untuk dikembangkan di masa depan.
Bersamaan dengan itu, masa depan Nicolas Jackson juga turut mempengaruhi keputusan transfer. Statusnya sebagai warga Senegal dan kemungkinan ia untuk bertahan secara permanen masih dianggap tidak pasti, sehingga memaksa pihak manajemen untuk memantau pasar dengan cermat.
(SA/GN)
sumber : fcbinside.com
Leave a comment