Fenomena Cristiano Ronaldo di Saudi Pro League Diuji: Bintang Piala Dunia Dilaporkan Ingin Kembali ke Eropa
Cristiano Ronaldo menjadi wajah sepak bola di Arab Saudi sejak kedatangannya di Al Nassr pada tahun 2022, memicu gelombang transfer pemain profil tinggi dari Eropa ke Timur Tengah. Namun, momentum yang dihasilkan dari kedatangannya kini menghadapi ujian signifikan, saat seorang pemenang Piala Dunia dilaporkan sedang menjajaki kemungkinan untuk keluar dari Saudi Pro League demi kembali ke Eropa.
Sejak kepindahan Ronaldo pada Desember 2022, Arab Saudi telah meluncurkan strategi investasi agresif yang bertujuan untuk mengangkat liga domestiknya. Langkah awal adalah dengan memikat pemain-pemain elit dengan kontrak menggiurkan untuk meningkatkan minat global dan pendapatan siaran. Meski demikian, salah satu nama besar yang mengikuti jejak Ronaldo ke wilayah tersebut kini dikabarkan hampir kembali ke Eropa.
Menurut laporan, N’Golo Kanté sedang dalam pembicaraan mengenai potensi kembali ke Eropa, dengan Fenerbahçe muncul sebagai tujuan utama. Kontrak gelandang asal Prancis itu dengan Al Ittihad akan berakhir pada akhir musim, dan tanpa adanya kesepakatan perpanjangan, klub Turki tersebut bergerak cepat untuk memanfaatkan bursa transfer musim dingin.
Bersama Karim Benzema dan Moussa Diaby, Kanté telah menjadi tulang punggung proyek Al Ittihad, membantu klub meraih gelar Saudi Pro League 2024-25 dan Saudi King Cup. Meskipun perannya tetap penting saat klub berusaha untuk kembali ke puncak klasemen, saat ini duduk di posisi keenam di SPL 2025-26, masih belum jelas apakah Al Ittihad bersedia melepas pemenang Piala Dunia 2018 itu di tengah musim.
Fenerbahçe sendiri telah aktif di bursa transfer, mengamankan kesepakatan pinjaman untuk Jhon Durán dari Al Nassr dan menambahkan Marco Asensio, Fred, serta Cenk Tosun ke dalam skuad mereka. Dengan direktur olahraga Devin Özek yang memimpin negosiasi, klub Turki itu dilaporkan yakin dapat mencapai kesepakatan untuk Kanté.
Setelah gagal lolos ke Liga Champions UEFA, Fenerbahçe berkompetisi di Liga Europa, di mana mereka saat ini berada di peringkat ke-12 dalam klasemen playoff. Mereka juga menduduki posisi kedua di Süper Lig Turki, tertinggal tiga poin dari Galatasaray. Jika kesepakatan tercapai tepat waktu, Kanté dapat melakukan debutnya dalam laga besar Liga Europa melawan Aston Villa pada 22 Januari di Chobani Stadium, Turki.
Pemain Asing dan Keputusan Meninggalkan SPL
Mirip dengan “efek Lionel Messi” di MLS, kedatangan Ronaldo di Saudi Pro League memainkan peran penting dalam mempercepat pertumbuhan olahraga di negara tersebut. Namun, beberapa pemain yang sebelumnya diposisikan sebagai pilar jangka panjang liga kini mulai menarik minat baru dari klub-klub Eropa.
Salah satu contoh menonjol adalah João Cancelo, bek sayap asal Portugal yang kembali ke FC Barcelona dengan status pinjaman selama bursa transfer musim dingin. Gelandang Al Hilal, Rúben Neves, merupakan kasus lain, dengan pemain internasional Portugal tersebut, dalam situasi kontrak yang mirip dengan Kanté, dilaporkan menarik minat dari Manchester United.
Penjaga gawang Al Nassr, Bento, juga hampir menyelesaikan kepindahan ke West Ham United sebelum kartu merah untuk kiper utama Nawaf Al Aqidi menunda negosiasi. Kanté kini bergabung dengan daftar panjang pemain asing yang masa depannya semakin terkait dengan Eropa daripada tinggal lebih lama di Arab Saudi, meskipun upaya global liga terus berlanjut di bawah proyek yang dipimpin oleh Ronaldo, yang masih terikat kontrak dengan Al Nassr hingga Juni 2027.
Keputusan para pemain kunci ini untuk mempertimbangkan kembali masa depan mereka di luar Saudi Pro League bisa menjadi indikator penting bagi strategi jangka panjang liga dan daya tariknya di mata talenta-talenta top dunia. Ini akan menarik untuk melihat bagaimana tren ini berkembang, mengingat investasi besar yang telah digelontorkan untuk membangun liga tersebut sebagai salah satu yang paling kompetitif.
(SA/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment