Jonathan Tah Tampilkan Konsistensi di Bayern Munich
Jonathan Tah menjalani musim yang solid bersama Bayern Munich setelah pindah dari Bayer Leverkusen. Sementara Harry Kane dan Michael Olise sering menjadi sorotan berkat gol-gol mereka, Tah menonjolkan kekuatan utamanya: konsistensi.
Ketersediaan yang Konsisten
Bek setinggi enam kaki ini telah tampil di setiap pertandingan Bayern di Liga Champions UEFA dan DFB-Pokal, hanya absen dalam enam laga di Bundesliga. Ia selalu hadir dan memainkan perannya secara konsisten di jantung pertahanan tim.
Akurasi Passing yang Mengesankan
Konsistensi Tah tidak hanya terlihat dari keberadaannya di lapangan, tetapi juga dalam performanya. Pemain internasional Jerman ini mencatat rekor akurasi passing tertinggi di Bundesliga. Berdasarkan data dari OptaFranz, Tah berhasil meraih tingkat penyelesaian operan sebesar 96%, membuatnya menjadi yang terbaik di antara semua pemain musim lalu.
“96% – Pemain Bayern Munich Jonathan Tah mencapai tingkat penyelesaian operan sebesar 96%, angka tertinggi untuk seorang pemain sejak pengumpulan data dimulai pada 2004/05, dengan catatan minimal 1000 menit di Bundesliga. Keandalan yang patut dicatat.”
Kemitraan yang Sempurna di Lini Belakang
Bayern Munich memang mengalami kurangnya stabilitas di lini belakang. Meskipun Upamecano menunjukkan performa yang lebih baik, ia masih menghadapi masalah terkait konsistensi, menjadikan Tah sebagai pasangan bek tengah yang ideal.
Performa yang Terpercaya
Walaupun Tah jarang membuat penampilan fantastis yang bernilai 10 dari 10, ia hampir selalu memberikan minimal nilai tujuh. Konsistensi dan keandalan menjadi ciri khas permainannya, yang diterapkannya dengan baik pada musim pertamanya di Bayern.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Bayern Munich dan tim nasional Jerman, simak episode terbaru Bavarian Podcast Works yang dapat diakses melalui berekaman, Spotify, Apple Podcasts, atau distributor podcast resmi lainnya.
(SA/GN)
sumber : www.bavarianfootballworks.com
Leave a comment