Kesalahan Internal di FC Bayern
FC Bayern terlihat mengalami kesalahan internal setelah seorang pramuka dari akademi muda mereka secara tidak sengaja mengunggah pesan yang seharusnya ditujukan untuk rekan kerja di status WhatsApp miliknya. Pesan ini terlacak oleh berbagai kontak yang terhubung dengan karyawan tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar Jerman, tz.
Pesan tersebut mencakup informasi mengenai Amara Sangare, pemain muda dari klub Prancis, Rouen Sapins FC. Karyawan Bayern itu mencantumkan: “Amara SANGARE. Klubnya adalah Rouen Sapins FC. Anda dapat menemukannya di Eyeball.” Ia juga meminta: “Bisakah Anda memeriksanya? Terima kasih dan VG.” Eyeball sendiri adalah platform yang digunakan untuk mencari pemain.
Status yang Tak Bertahan Lama
Status tersebut dihapus tidak lama setelah diunggah, tetapi sejumlah orang yang berhubungan dengan pramuka tersebut sudah sempat membaca informasi yang tertera. Biasanya, status WhatsApp akan terlihat selama 24 jam, kecuali jika dihapus lebih cepat.
Insiden Serupa Tahun Lalu
Kejadian kali ini bukan yang pertama kalinya terjadi di FC Bayern. Pada tahun lalu, seorang pencari bakat juga membagikan daftar 15 pemain muda dari klub lain melalui status WhatsApp-nya. Pada waktu itu, pesan tersebut menyarankan agar para pengamat memberi prioritas kepada pemain kelahiran 2011 untuk pencarian bakat di wilayah masing-masing, dengan tenggat waktu tayangan pertama hingga pukul 15:09.
Pesan tersebut juga tidak ditujukan untuk publik dan seharusnya hanya dibagikan di grup internal WhatsApp agar karyawan lain bisa mengevaluasi pemain-pemain yang disebutkan.
Dampak dari Kesalahan Ini
Belum ada penjelasan resmi dari FC Bayern mengenai bagaimana mereka akan menanggapi insiden ini. Namun, kejadian ini telah memunculkan nama Amara Sangare yang kemungkinan akan diperhatikan lebih lanjut oleh tim pencari bakat Bayern.
(SA/GN)
sumber : fcbinside.com
Leave a comment