Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Bulan Ini untuk Ketiga Kalinya
Lamine Yamal mencatatkan sejarah di La Liga dengan menjadi pemain pertama yang terpilih sebagai Pemain Terbaik Bulan Ini sebanyak tiga kali dalam satu musim. Prestasi ini bahkan belum pernah dicapai oleh Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo.
Pencapaian Yamal Meski Cedera
Walaupun harus menepi akibat cedera di penghujung musim, Yamal meraih penghargaan untuk bulan April, menyusul kemenangannya pada bulan November dan Desember 2025. Sebagai penutup musim, ia mencetak gol ke-16 di liga, sebuah catatan yang tidak tertandingi oleh rekan satu timnya. Selain itu, Yamal juga mencatatkan 11 assist, yang merupakan rekor tertinggi di divisinya. Dengan dominasi dalam penghargaan bulanan dan Barcelona yang menuju gelar juara, Yamal diprediksi akan mengklaim penghargaan musiman saat penutupan bulan Mei nanti.
Dominasi Yamal di La Liga
Sejak penghargaan bulanan pertama kali diperkenalkan La Liga satu setengah dekade lalu, belum ada pemain yang menunjukkan dominasi seperti Yamal.
Penghargaan Pemain Terbaik La Liga Bulan Ini dalam Satu Musim
| Pemain | Musim | Menang |
|---|---|---|
|
Lamine Yamal |
2025–26 |
3 |
|
Diego Godin |
2013–14 |
2 |
|
Antoine Griezmann |
2014–15 |
2 |
|
Lionel Messi |
2018–19 |
2 |
|
Kylian Mbappe |
2025–26 |
2 |
Kelebihan Yamal Dibanding Ronaldo dan Messi
Penghargaan ini ternyata tidak pernah diraih oleh Cristiano Ronaldo saat masih berseragam Real Madrid, di mana Ia hanya terpilih sebagai Pemain Terbaik Bulan Ini sebanyak tiga kali. Di sisi lain, Yamal telah melampaui Ronaldo dalam hal total kemenangan penghargaan, meski untuk menyamai rekor Messi dan Antoine Griezmann masih harus menempuh jalan yang lebih panjang.
Kylian Mbappé Berpeluang Menyamai Rekor Yamal
Awal musim yang baik digunakan Kylian Mbappé untuk meraih dua penghargaan Pemain Terbaik Bulan Ini beruntun pada bulan September dan Oktober. Jika ia mampu tampil mengesankan di bulan Mei, ada peluang bagi Mbappé untuk menyamai pencapaian Yamal. Namun, penampilan terakhir Mbappé membuat banyak pihak meragukan kemampuannya untuk bangkit. Sejak cedera lutut, Mbappé hanya mencetak satu gol dalam enam laga Liga, sementara kerjasamanya dengan rekan satu tim kurang efektif.
Walaupun menyisakan lima pertandingan Liga sebelum akhir musim, dan kesempatan untuk tampil baik di Clásico bulan Mei, musim ini secara jelas didominasi oleh Yamal.
(SA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment