Aymeric Laporte Menyesali Keputusan Pindah dari Manchester City
- Aymeric Laporte menghabiskan lima tahun di Man City
- Berangkat ke Liga Pro Saudi pada tahun 2023
- Menjelaskan mengapa dia menyesali keputusannya untuk pindah
Aymeric Laporte mengungkapkan rasa cintanya kepada Manchester City dan apa yang paling dia rindukan dari klub tersebut.
Laporte bergabung dengan Manchester City pada tahun 2018, dua tahun setelah kedatangan Pep Guardiola. Pemain bertahan ini dipinang dari Athletic Club, setelah meraih Piala Super Spanyol dan berkompetisi di Liga Europa dengan tim La Liga.
Masa jabatannya di City penuh dengan kesuksesan, meskipun harus berakhir setelah musim treble yang membuat waktu bermainnya berkurang.
Alasan Laporte Menyesal Tinggalkan Man City
Di musim terakhirnya, Laporte hanya tampil dalam 24 pertandingan sebelum akhirnya pindah ke Al Nassr dengan kesepakatan senilai £23,6 juta. Tim Liga Pro Saudi ini menawarkan kesempatan bermain bersama pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane.
Namun, Laporte kini mengungkapkan bahwa dia menyesali keputusannya untuk meninggalkan Man City. Dalam sebuah wawancara, pemain berusia 31 tahun ini menyatakan, “Saya menyesal pergi karena saya berada di klub terbaik di dunia, Manchester City.”
“Cara mereka merawat pemainnya sangat unik; Anda baru menyadarinya setelah pergi. Ketika Anda tiba, itu sangat mengesankan, dan seiring berjalannya waktu, Anda mulai menganggapnya biasa. Namun setelah pergi, Anda menyadari betapa beruntungnya Anda berada di klub hebat seperti City. Pengalaman itu benar-benar tak terlupakan,” lanjutnya.
Laporte juga mengucapkan terima kasih kepada klub, menegaskan bahwa tidak ada hal negatif yang bisa dia katakan tentang masa tinggalnya di City.
Prestasi Laporte di Manchester City
Selama lima setengah tahun di Manchester City, Laporte mencatatkan banyak prestasi. Hanya beberapa bulan setelah kedatangannya, dia sudah meraih Piala Liga dan Liga Premier. Dalam setiap musim yang dilaluinya, Laporte selalu berhasil mengantongi trofi, dengan total 13 trofi besar atas namanya, termasuk Piala Super UEFA dan Community Shield.
Fokus Laporte saat Ini
Saat ini, Laporte lebih berkonsentrasi untuk membawa Athletic Club dari peringkat 10 La Liga ke posisi yang memberikan mereka tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Selain itu, dia juga memandang Piala Dunia dengan harapan bisa meraih trofi ketiga bersama tim nasional Spanyol, setelah sukses di UEFA Nations League dan Euro pada tahun 2023 dan 2024.
Pada bulan Maret, Laporte bermain penuh 90 menit untuk Spanyol melawan Serbia, menunjukkan bahwa dia masih menjadi pemain penting untuk tim nasional. Meskipun kariernya di Manchester City berakhir lebih cepat daripada yang diharapkannya, Laporte tetap berpeluang meraih gelar, membuktikan kualitasnya sebagai salah satu talenta terbaik di lapangan.
(SA/GN)
sumber : readmancity.com
Leave a comment