Mahrez Bawa Al Ahli Juara AFC Champions League Elite, Namun Peluang Asian Super Cup Melawan Ronaldo Tak Terjadi
Riyad Mahrez menambah koleksi prestisnya saat Al Ahli berhasil meraih gelar AFC Champions League Elite secara berturut-turut. Sayangnya, kemungkinan laga melawan Cristiano Ronaldo dari Al Nassr dalam Asian Super Cup tidak ada dalam agenda saat ini.
Jalannya Pertandingan
Seperti yang terjadi pada musim 2024-25, Al Ahli mengangkat trofi tertinggi klub di sepak bola Asia, kali ini mengalahkan Machida Zelvia dari Jepang dengan skor 1-0 melalui perpanjangan waktu. Kemenangan ini semakin impresif mengingat Mahrez dan rekan-rekannya bermain dengan sepuluh pemain setelah Zakaria Hawsawi diusir keluar lapangan akibat melakukan headbutt kepada Tete Yengi pada menit ke-68, tetapi mereka tetap mampu meraih gelar juara.
Statistik dan Prestasi
Dalam pernyataan setelah kemenangan, Mahrez menyatakan tentang besarnya pencapaian ini. “Ini luar biasa. Kami memang suka membuat segalanya sulit. Bermain dengan sepuluh orang melawan sebelas nyaris mustahil. Saya tidak tahu dari mana kami mendapatkan kekuatan dan energi. Setelah kartu merah, kami tetap bersama, berjuang lebih keras, berlari lebih banyak hingga kami mencetak gol,” ujarnya.
Dengan kemenangan di musim 2025-26, Al Ahli mencatatkan diri sebagai klub pertama di era modern AFC Champions League Elite yang berhasil meraih gelar secara beruntun. Satu-satunya contoh sebelumnya adalah Al Ittihad yang berhasil melakukannya pada tahun 2004 dan 2005 ketika kompetisi ini masih dikenal sebagai AFC Champions League.
Kesempatan Asian Super Cup
Sementara itu, Ronaldo masih memiliki kesempatan untuk meraih kehormatan kontinen, dengan Al Nassr dijadwalkan menghadapi Gamba Osaka dari Jepang di final AFC Champions League Two. Namun, kemungkinan pertemuan antara dua raksasa ini di Asian Super Cup tampaknya sangat kecil.
Menurut Al Arriyadiyah, sebuah sumber resmi AFC mengonfirmasi bahwa ide pembentukan kembali Asian Super Cup saat ini tidak sedang dipertimbangkan. Kompetisi ini, yang sebelumnya mempertemukan pemenang AFC Champions League dengan pemegang Asian Cup Winners’ Cup, terakhir diadakan pada tahun 2002.
Meskipun AFC Champions League Two diperkenalkan pada tahun 2024, proposal untuk membuat pertandingan Super Cup antara pemenang kedua kompetisi ini belum menjadi perhatian dewan AFC. Laporan menyebutkan, tidak ada arahan resmi dari badan pengatur sepak bola Asia untuk memasukkan jenis kompetisi tersebut ke dalam kalender di masa mendatang.
Final AFC Champions League Two dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei di Stadion Universitas King Saud, di mana Ronaldo mengejar trofi klub kontinental pertamanya sejak tahun 2018. Meskipun baik Al Nassr maupun Gamba Osaka berhasil meraih gelar di final tersebut, kemungkinan diadakannya Super Cup gaya Eropa tetap tidak mungkin terjadi dalam lanskap sepak bola Asia.
(SA/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment