Home Sepakbola Liga Lainnya Mathis Albert: Siapa Remaja Amerika Pembuat Sejarah di Borussia Dortmund?
Liga Lainnya

Mathis Albert: Siapa Remaja Amerika Pembuat Sejarah di Borussia Dortmund?

Share
Mathis Albert: Siapa Remaja Amerika Pembuat Sejarah di Borussia Dortmund?
Share

Mathis Albert, Pemain Amerika Termuda di Bundesliga

Pemain sayap Borussia Dortmund, Mathis Albert, berhasil melampaui Giovanni Reyna untuk menjadi pemain Amerika termuda yang tampil di Bundesliga. Namun, ada banyak hal menarik tentang remaja pemecah rekor terbaru BVB ini.

Data aktual per 27 April 2026

Profil Mathis Albert

  • Nama: Mathis Albert
  • Usia: 16 (lahir 21 Mei 2009)
  • Klub: Borussia Dortmund
  • Posisi: Pemain Sayap
  • Negara: Amerika Serikat

Karier Awal

Albert lahir di Greenville, Carolina Selatan, dan mulai berkarir di usia 14 tahun. Ia bermain untuk tim kedua LA Galaxy dalam pertandingan persahabatan kontra tim Norwegia, Nordsjaelland, sebelum bergabung dengan Dortmund pada tahun 2024.

Setibanya di Jerman, Albert segera menunjukkan kemampuannya dengan mencetak tiga gol dan memberikan dua assist dalam enam pertandingan untuk tim U17 Dortmund, sebelum akhirnya dipromosikan ke U19.

Puncak Karier

Pada musim 2024/25, ia berhasil mencetak tujuh gol dalam 23 pertandingan. Pelatih Niko Kovač terkesan dengan penampilannya dan mengikutsertakannya dalam skuad Piala Dunia Antarklub FIFA. Meskipun Albert tidak tampil, pengalaman tersebut sangat berharga baginya, dan ia kemudian membuat terobosan pada musim 2025/26.

Di Piala Dunia FIFA U17 pada bulan November, Albert mencetak satu gol melawan Republik Ceko dalam penyisihan grup, sebelum timnya tereliminasi oleh Maroko di babak 32 besar. Ia kemudian mencetak sembilan gol dalam 17 penampilan untuk Dortmund U19 pada musim 2025/26.

Kariernya semakin meroket dengan promosi ke tim kedua Borussia, melawan Leeds United dan Sunderland di Piala Internasional Liga Premier, serta tampil dalam kompetisi divisi empat Jerman.

Debut di Bundesliga

Mathis Albert melakukan debutnya dalam kemenangan 4-0 melawan Freiburg pada Pekan 31. Ia masuk menggantikan Maximilian Beier di menit ke-88 saat Dortmund mengamankan tiket Liga Champions UEFA untuk musim 2026/27. Dengan itu, pada usia 16 tahun, 11 bulan, dan lima hari, Albert menjadi pemain Amerika termuda yang bermain di kasta tertinggi Jerman, mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Reyna.

Baca juga:  Dortmund Libas Gladbach 2-0! Berkat Brandt & Beier, Tiga Poin Aman.

Gaya Permainan

Albert adalah pemain sayap kiri yang cepat dan suka melakukan penetrasi ke dalam dengan kaki kanan. Meski kekuatannya terbatas, ia menunjukkan rasa percaya diri dan kemampuan untuk mengalahkan lawan dalam duel satu lawan satu serta kemampuan finishing yang baik.

Fakta Menarik

FIFA melarang pemain di bawah usia 15 tahun untuk mengikuti uji coba di luar negeri, namun Albert dapat melakukannya karena kelayakannya mewakili Prancis atau Jerman melalui orang tuanya. Ayahnya mendapat pekerjaan di Jerman, yang memudahkan perpindahan ke Dortmund.

Pernyataan Mengenai Albert

“Saya langsung merasa kesulitan pada awalnya. Berlatih dan bertanding itu menyenangkan, tetapi saya juga merasa sangat jauh dari rumah. Namun setelah keluarga saya berkunjung, semuanya menjadi lebih baik.” – Mathis Albert.

“Dia tidak dapat diprediksi. Dia bermain dengan kebebasan dan memiliki banyak niat dalam setiap tindakannya.” – Sam Al-Basith, pelatih akademi LA Galaxy.

“Anak ini tidak kenal takut. Dia akan menjadi tantangan bagi pemain tim utama.” – Jeevi Rai, agen Albert.

Kemampuan dan performa konsisten Albert menunjukkan bahwa ia menjadi salah satu talenta menjanjikan di Bundesliga, dan diharapkan akan terus berkembang bersama Borussia Dortmund.

(SA/GN)
sumber : www.bundesliga.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

100 Hari Menuju Piala Liga: Inter Miami CF Siap Beraksi!

Inter Miami CF bersiap menghadapi tantangan besar menjelang Piala Liga. Dalam 100...

Luis Enrique: “PSG adalah yang terbaik menjelang semifinal kontra Bayern!”

Luis Enrique percaya PSG berada dalam performa terbaik menjelang semifinal kontra Bayern,...

Cristiano Ronaldo Uji Coba Sepatu Nike Mercurial Superfly 11 Terbaru!

Cristiano Ronaldo melakukan uji coba sepatu Nike Mercurial Superfly 11 terbaru, menguji...

Luis Enrique puji Vincent Kompany, lebih suka tonton Bayern Munich!

Luis Enrique memuji Vincent Kompany sebagai pelatih berbakat, namun lebih memilih menonton...