Kontroversi Kunjungan Messi ke India: Penyelenggara Beraksi
Penyelenggara GOAT Tour Lionel Messi ke India memberikan klarifikasi terkait kontroversi yang muncul saat kunjungannya ke Kolkata. Insiden terjadi saat Messi beserta rekan satu timnya dari Inter Miami, Luis Suarez dan Rodrigo de Paul, tiba di Stadion Salt Lake. Mereka langsung dikerumuni oleh politisi dan anggota panitia, sehingga penonton di stadion tidak memiliki kesempatan yang cukup untuk melihat jagoan sepak bola Argentina itu.
Usaha pihak berwenang untuk membubarkan kerumunan di sekitar Messi terbukti gagal. Situasi semakin memanas ketika Messi memutuskan untuk meninggalkan lokasi, yang disebabkan ketidakpuasan penonton yang tidak dapat berinteraksi dengannya—meskipun mereka telah membeli tiket dengan harga yang tinggi. Kepergian Messi memicu kemarahan dari para pendukung, yang kemudian mulai melempar botol dan poster, serta melontarkan ejekan kepada pihak penyelenggara.
Tindak Lanjut dari Penyelenggara
Saat itu, Satadru Dutta, salah satu penyelenggara, ditangkap di bandara Kolkata. Dia memposting foto Menteri Olahraga Benggala Barat saat itu, Aroop Biswas, yang juga terlibat dalam kerumunan yang mengelilingi Messi. Biswas sendiri baru saja kalah dalam pemilihan majelis di Benggala Barat.
Dutta mengungkapkan melalui Facebook Stories, “Hanya karena Anda kalah dalam pemilu, jangan mengira Anda telah dihukum. Saya akan mengajukan kasus pencemaran nama baik, dan jika perlu, akan membawa ini ke Mahkamah Agung. Saya akan berjuang sampai akhir.”
Dia juga menyatakan, “Berulang kali saya katakan padanya untuk tidak mengklik gambar di sini. Namun, dia menggunakan kekuatannya untuk mengambil foto. Dia harus mempertanggungjawabkan ini.” Setelah ditahan, Dutta menghabiskan 39 hari di penjara sebelum akhirnya diberikan jaminan oleh pengadilan Bidhannagar.
Protes dan Tuntutan Lanjutan
Dutta menegaskan dalam postingannya, “KONFERENSI PERS AKAN SEGERA HADIR. SEMUANYA AKAN DIUNGKAPKAN. KAMU MENYABOT ACARA SAYA. KAMU MENGKORBANKAN SAYA. KAMU MEMBUAT SEMUA PENGGEMAR KECEWA.” Ia menyatakan akan menjelaskan lebih lanjut tentang masalah ini dalam konferensi pers yang akan datang.
Kejadian ini tentu memberikan dampak besar terhadap reputasi penyelenggara dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap acara serupa di masa yang akan datang. Diharapkan, insiden ini menjadi pelajaran berharga untuk ke depannya agar pengalaman penonton tidak terganggu oleh ketidakprofesionalan penyelenggaraan.
(SA/GN)
sumber : www.hindustantimes.com
Leave a comment