Pascal Gross Kembali ke Brighton: Kisah ‘Pulang Kampung’ yang Dramatis
Brighton & Hove Albion telah mencapai kesepakatan untuk membawa kembali gelandang senior, Pascal Gross, ke klub. Kepulangan yang mengejutkan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah kepergiannya dari Amex Stadium.
Klub berjuluk The Seagulls itu telah menyepakati perjanjian dengan Borussia Dortmund untuk transfer permanen. Kini, kepindahan Gross tinggal menunggu rampungnya pemeriksaan medis.
Gross sendiri telah mendapatkan izin untuk melakukan perjalanan ke Inggris, dan diperkirakan akan menjalani tes medis dalam 48 jam ke depan. Biaya transfernya diperkirakan berada di bawah €2 juta, dengan tambahan €1 juta sebagai bonus yang telah disepakati.
Di usianya yang ke-34, Gross akan kembali bergabung dengan klub di mana ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di era Premier League.
Jejak Manis di Amex Stadium
Brighton pertama kali merekrut Gross dari FC Ingolstadt pada tahun 2017, setelah mereka berhasil promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris. Pemain asal Jerman ini dengan cepat menjadi tulang punggung bagi perkembangan tim.
Selama tujuh musimnya di pantai selatan Inggris, Gross tampil sebanyak 261 kali di semua kompetisi, mencetak 32 gol dan menyumbangkan 52 assist. Fleksibilitasnya menjadi salah satu ciri khas Gross, di mana ia pernah ditempatkan sebagai bek sayap di kedua sisi, dalam peran menyerang lebar, bahkan di lini tengah.
Ia juga sempat memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak Brighton sepanjang masa di Premier League, sebelum akhirnya Danny Welbeck melampauinya pada awal tahun ini.
Petualangan Singkat di Borussia Dortmund
Gross memutuskan untuk meninggalkan Brighton pada Agustus 2024, bergabung dengan Borussia Dortmund dengan kontrak dua tahun. Langkah ini menandai kepulangannya ke Jerman setelah sekian lama menetap di Inggris.
Kepindahannya ke Dortmund kala itu dipandang sebagai penambahan pengalaman berharga bagi tim, terutama saat mereka menjalani transisi skuad. Gross diharapkan dapat memberikan kepemimpinan dan kecerdasan taktis di lini tengah Die Borussen.
Namun, perannya menjadi semakin terbatas seiring berjalannya musim, dengan persaingan ketat di lini tengah mengurangi menit bermainnya. Gross hanya memulai tujuh pertandingan Bundesliga selama paruh pertama musim dan mencatatkan lebih dari 600 menit aksi di liga.
Dengan kehadiran pemain seperti Felix Nmecha yang sudah mapan, serta opsi lain seperti Marcel Sabitzer, Jobe Bellingham, dan Emre Can, Dortmund pun terbuka dengan kemungkinan kepergiannya.
Mengapa Kembali ke Brighton?
Brighton bergerak cepat memanfaatkan peluang ini, mengidentifikasi Gross sebagai solusi jangka pendek yang dapat segera meningkatkan level skuad. Keakrabannya dengan klub, Liga Inggris, dan tuntutan Premier League menjadikan kesepakatan ini sangat menarik bagi Brighton.
Kembalinya Gross juga akan membawa pengalaman berharga bagi tim Brighton yang relatif muda, khususnya dalam menghadapi kampanye Premier League yang menuntut. Gelandang ini sendiri baru mendapatkan panggilan senior pertamanya ke tim nasional Jerman pada September 2023 dan telah mengumpulkan 16 penampilan internasional.
Dari sudut pandang Brighton, kesepakatan ini merupakan langkah berisiko rendah untuk seorang pemain yang dikenal dapat diandalkan secara taktis dan aman secara teknis. Meskipun Gross mungkin tidak lagi menjadi fondasi jangka panjang seperti dulu, pengaruh, kepemimpinan, dan pemahamannya terhadap identitas klub tetap menjadi nilai yang sangat berharga.
(SA/GN)
sumber : footballtoday.com
Leave a comment