Home Sepakbola Liga Lainnya Prancis percepat undang-undang keamanan usai kerusuhan sepak bola PSG.
Liga Lainnya

Prancis percepat undang-undang keamanan usai kerusuhan sepak bola PSG.

Share
Share

Kekacauan Menyusul Kemenangan PSG di Liga Champions

Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, mengumumkan rencananya untuk meminta Presiden Emmanuel Macron mengadakan sidang luar biasa pada awal Juli. Tujuan dari sidang ini adalah untuk mempercepat pengesahan RUU keamanan RIPOST setelah terjadinya kekerasan yang mengikutinya kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions.

Rancangan undang-undang ini diajukan oleh pemerintah pada 25 Maret 2026 dan telah mendapatkan persetujuan dari Senat. RUU ini ditujukan untuk menangani berbagai tindakan yang dianggap menciptakan “kekacauan sehari-hari,” termasuk pesta rave ilegal, penyalahgunaan nitro oksida, penggunaan mortir kembang api, dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, RUU ini akan memperluas kewenangan polisi dan kemampuan pengawasan mereka.

Data Terkait Kemenangan PSG

Lebih dari 200 orang dikabarkan terluka dan satu orang kehilangan nyawa di Paris setelah PSG berhasil meraih gelar Liga Champions untuk kedua kalinya berturut-turut, menurut keterangan Kementerian Dalam Negeri pada Minggu lalu.

Usulan Pemulihan Kerugian

Lecornu menyampaikan niatnya kepada Majelis Nasional untuk memasukkan RUU RIPOST dalam agenda pada pekan yang dimulai 6 Juli. Ia menyatakan bahwa Prancis tidak cukup bertindak untuk menuntut pertanggungjawaban dari para pelaku yang merusak, dengan biaya perbaikan sering kali dibebankan kepada masyarakat.

Dia meminta para menteri untuk segera menyusun proposal yang lebih efektif untuk memulihkan biaya tersebut dan akan bertindak dengan cara yang lebih tegas. Meskipun demikian, beberapa tunjangan kesejahteraan mungkin akan dipakai untuk menutupi kompensasi bagi mereka yang terkena dampak kerusakan.

Pemandangan Serupa di Masa Lalu

Paris pernah mengalami situasi serupa setelah kemenangan PSG di semifinal melawan Bayern Munich di Jerman, serta setelah kemenangan mereka di final Liga Champions melawan Inter Milan tahun lalu. Kejadian-kejadian tersebut menunjukkan bahwa kerusuhan setelah pertandingan besar menjadi masalah yang terus berulang, dan pemerintah kini berusaha untuk mengatasi encana ini dengan lebih serius.

Baca juga:  Ketua Komite Wasit Spanyol: Real Madrid sudah lebih santai kritik kami.

(SA/GN)
sumber : www.aljazeera.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sesi Terakhir di Texas: Scaloni Tentukan XI untuk Honduras, Messi Masuk!

Dalam sesi terakhir di Texas, Scaloni siap menentukan skuatnya untuk menghadapi Honduras,...

Mbappé bongkar mitos seputar Messi dan Ronaldo!

Kylian Mbappé mengungkapkan fakta menarik tentang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, membongkar...

Ibrahim Mbaye menarik perhatian karena masa depannya di PSG yang tak menentu.

Ibrahim Mbaye tengah menjadi sorotan terkait masa depannya yang tak pasti di...

Messi: “Saya Akan Terus Bermain Hingga Tak Mampu Lagi!”

Lionel Messi mengungkapkan semangatnya untuk terus bermain sepenuh hati, menegaskan, "Saya akan...