Xavi Ungkap Keinginan Messi Kembali ke Barcelona Terhalang Presiden Klub
Mantan manajer Barcelona, Xavi Hernández, mengungkapkan bahwa Lionel Messi hampir kembali ke Camp Nou pada 2023. Namun, keinginan itu terhambat oleh keputusan presiden klub yang menolak langkah tersebut.
Proses Negosiasi yang Terhenti
Xavi menceritakan bahwa pembicaraan mengenai kepulangan Messi berlangsung selama lima bulan dan hampir mencapai kesepakatan sebelum akhirnya batal. Dalam wawancaranya di saluran YouTube Romário, Xavi menjelaskan, “Saya secara pribadi ingin Messi kembali dan juga berupaya untuk mendatangkan Neymar dan Pedro. Namun, situasi keuangan klub menjadi penghalang utama dan keputusan presiden membuat kembalinya Messi tidak terjadi.” Pernyataan ini memberikan gambaran berbeda dari anggapan publik bahwa Messi lebih memilih bergabung dengan Inter Miami CF dibandingkan kembali ke Barcelona.
Momen Kenangan Bersama Messi
Xavi juga berbagi kenangan saat bermain dengan Messi. Ia mengingat betapa Messi selalu meminta bola dan ingin umpan cepat. “Kadang-kadang, Messi merasa kesal jika saya mengoper bola ke pemain lain. Ia akan menghampiri saya dan berkata, ‘Apa yang kamu lakukan? Berikan bola itu kepadaku,” ungkapnya.
Pujian untuk Lamine Yamal
Selain berbicara tentang Messi, Xavi juga memberikan perhatian kepada bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Ia menyebut Yamal sebagai bakat istimewa dengan potensi yang sangat besar untuk masa depan. “Lamine Yamal adalah pemain terpilih. Dia seorang jenius dalam sepak bola dan sudah menjadi salah satu pemain terbaik di dunia saat ini,” puji Xavi.
Dampak Keputusan terhadap Barcelona
Keputusan presiden klub untuk tidak mengizinkan Messi kembali ke Barcelona mengejutkan banyak penggemar. Sementara legenda Argentina itu kini telah memulai petualangan baru di Major League Soccer bersama Inter Miami, Barcelona harus melanjutkan perjalanannya dengan berfokus pada pengembangan pemain muda yang menjanjikan seperti Lamine Yamal, di bawah kepemimpinan pelatih Hansi Flick.
(SA/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment