Tahun Penuh Cobaan Eduardo Camavinga, Xabi Alonso Punya Misi Khusus di 2026
Tahun 2025 dipastikan menjadi tahun yang ingin dilupakan banyak pemain Real Madrid, terutama setelah klub gagal meraih satu pun trofi. Salah satu nama yang paling merasakan getirnya adalah Eduardo Camavinga, yang tidak hanya berjuang dengan performa, tetapi juga dihantam rentetan cedera.
Eduardo Camavinga sempat kembali bermain singkat selama 18 menit dalam kemenangan penutup tahun melawan Sevilla. Namun, ia masih jauh dari kondisi 100 persen.
Misi Xabi Alonso untuk Camavinga di Awal 2026
Menurut informasi yang beredar, tujuan utama Xabi Alonso di awal 2026 adalah melihat Camavinga pulih sepenuhnya, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental. Pemain muda ini memang harus menghadapi serangkaian cedera yang secara signifikan menghambat perkembangannya sebagai pesepak bola.
Dua tahun terakhir menjadi mimpi buruk bagi sang gelandang muda. Camavinga tercatat absen dalam 57 pertandingan karena delapan jenis cedera yang berbeda selama periode ini. Sebagai perbandingan, dalam tiga musimnya di Rennes sebelum bergabung dengan Madrid, ia hanya melewatkan 13 pertandingan.
Siklus cedera yang terus-menerus ini telah mengganggu ritme dan moralnya, menimbulkan frustrasi karena kurangnya kontinuitas. Di tahun 2026, Alonso ingin melihat “Camavinga yang baru”.
Kebutuhan akan Camavinga yang sehat juga sangat krusial bagi skuad. Ia hanya bermain selama 650 menit sepanjang musim ini, membuat rotasi lini tengah menjadi sangat tipis. Aurelien Tchouameni (1.849 menit) dan Fede Valverde (1.834 menit) telah dipaksa mencapai batas fisik mereka sebagai pemain non-penjaga gawang ketiga dan keempat yang paling banyak digunakan. Valverde bahkan sempat absen dalam pertandingan melawan Sevilla karena cedera kaki.
Oleh karena itu, kembalinya Camavinga sangat vital untuk meredakan beban kedua gelandang tersebut, mengingat Real Madrid akan menghadapi awal tahun 2026 yang penuh tantangan.
(SA/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com
Leave a comment