Detail Pembagian Hak Siar LaLiga 2024/2025: Keseimbangan Kompetisi dan Kekuatan Pasar
LaLiga kembali merilis detail pembagian pendapatan hak siar audiovisual untuk musim 2024/2025. Dengan total dana mendekati 1,5 miliar euro yang dialokasikan, model ini terus berupaya menyeimbangkan daya saing olahraga dengan nilai komersial masing-masing klub. Dari jumlah keseluruhan tersebut, sekitar 90% dialokasikan untuk divisi teratas, LaLiga EA Sports, sementara 10% sisanya mengalir ke divisi kedua, LaLiga Hypermotion. Pembagian ini menegaskan adanya jurang ekonomi signifikan yang menyertai promosi atau degradasi.
Struktur Pembagian di Divisi Utama LaLiga EA Sports
Struktur pembagian di divisi utama, LaLiga EA Sports, dibagi menjadi tiga pilar utama yang menentukan berapa banyak yang diterima setiap tim. Kerangka ini diatur di bawah Royal Decree-Law 5/2015, yang menjamin transparansi dan keadilan.
1. Blok Solidaritas: Jaring Pengaman Finansial (50%)
Pilar pertama adalah blok solidaritas sebesar 50%, yang dibagikan secara merata kepada dua puluh tim di kategori tersebut. Mekanisme ini menjamin adanya batas finansial yang, untuk musim 2024/2025, berkisar antara 35-37 juta euro per klub. Ini sangat vital bagi kelangsungan hidup tim yang baru promosi atau klub dengan anggaran yang lebih sederhana, memungkinkan mereka bersaing di bawah kondisi yang minimal setara, terutama di bursa transfer.
2. Performa Olahraga: Apresiasi Prestasi (25%)
Faktor penentu kedua adalah performa olahraga, yang mendapatkan alokasi 25% dari total (sekitar 340 juta euro). Persentase ini tidak hanya menghargai posisi akhir musim terakhir, tetapi juga mempertimbangkan rekor historis lima musim terakhir dengan bobot yang menurun. Pada musim 2024/2025, FC Barcelona, setelah kesuksesannya di kompetisi, memimpin bagian ini dengan menerima sekitar 57,8 juta euro tambahan. Mereka diikuti ketat oleh Real Madrid (51 juta euro) dan Atlético de Madrid (44 juta euro). Skala menurun ini mencapai tim terbawah, Real Valladolid, yang hanya menerima 0,85 juta euro dari konsep ini.
3. Dampak Sosial: Daya Tarik Pasar dan Penonton (25%)
25% sisanya berkaitan dengan dampak sosial, sebuah kriteria yang mengevaluasi kemampuan setiap klub dalam menghasilkan sumber daya dan menarik audiens. Di sini, variabel seperti pendapatan tiket, jumlah pemegang tiket musiman, dan yang sangat penting, kontribusi terhadap nilai siaran (audiens televisi) diukur. Bagian ini biasanya menguntungkan klub dengan basis sosial yang lebih besar dan eksposur media yang tinggi. Ini adalah poin di mana Real Madrid dan FC Barcelona berhasil menjauh dari pesaing lainnya, di mana kedua klub melampaui angka 160 juta euro dalam total pendapatan hak siar televisi.
Dampak Pembagian dan Kesenjangan Antar Divisi
Pembagian hak siar ini jelas menunjukkan bagaimana LaLiga berusaha menciptakan iklim kompetisi yang adil namun tetap menghargai performa dan daya tarik pasar yang kuat. Meski demikian, jurang pendapatan yang signifikan antara LaLiga EA Sports dan LaLiga Hypermotion tetap menjadi fokus, di mana tim-tim divisi utama menikmati bagian terbesar dari kue finansial tersebut, mempertegas tantangan bagi klub-klub di level kedua untuk terus berkembang.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment