Wartawan Olahraga Masa Depan: Mahasiswa Solent University Liput Laga U21 Southampton vs Real Madrid
Mahasiswa jurnalisme olahraga dari Southampton Solent University mendapatkan kesempatan emas untuk mengasah kemampuan mereka dalam pertandingan sepak bola U21 bertensi tinggi antara Southampton FC dan Real Madrid di St Mary’s Stadium. Pengalaman ini menjadi simulasi nyata bagi para calon jurnalis dalam meliput laga besar.
Mencicipi Atmosfer Ruang Pers Profesional
Sebanyak sepuluh mahasiswa dari School of Creative Industries universitas tersebut melaporkan langsung dari kotak pers, area yang biasa ditempati wartawan profesional. Tak hanya itu, dua di antaranya bahkan diundang ke lorong pemain pasca-pertandingan untuk mewawancarai para pemain, sebuah akses eksklusif yang jarang didapatkan mahasiswa.
Ed Groves, salah satu mahasiswa yang berkesempatan mewawancarai pemain di lorong, mengungkapkan kegembiraannya. “Ini adalah pengalaman yang luar biasa. Adrenalin yang didapat dari melakukan wawancara seperti ini memberikan sensasi yang nyata, dan itu benar-benar emosi menyenangkan yang sulit ditiru,” ujarnya. “Saya sangat menghargai semua kesempatan yang diberikan di Solent University.”
Pertandingan itu sendiri berakhir dramatis dengan gol penyeimbang di menit-menit akhir dari tim tuan rumah, Southampton. Momen krusial ini tentu menjadi santapan menarik bagi para jurnalis muda untuk dilaporkan.
Pendekatan Pembelajaran Berbasis Praktik
Pengalaman langsung ini merupakan bagian integral dari pendekatan pengajaran berbasis praktik Solent University. Universitas ini meyakini bahwa keterlibatan langsung di lapangan adalah kunci untuk membentuk jurnalis yang kompeten dan siap kerja.
Declan West, mahasiswa lain yang meliput pertandingan, menambahkan, “Pertandingan ini adalah pengalaman yang hebat. Ini menguatkan kembali dasar-dasar bagi saya: ke mana harus pergi, siapa yang harus diajak bicara, bagaimana menyiapkan semua yang saya butuhkan untuk pertandingan. Lebih banyak pengalaman seperti ini akan meningkatkan kepercayaan diri saya di lingkungan area pers.”
Kesempatan berharga semacam ini dimungkinkan berkat kemitraan jangka panjang antara universitas dan Southampton FC. Hubungan baik ini membuka pintu bagi mahasiswa untuk merasakan langsung denyut nadi industri jurnalisme olahraga.
Max Freeman, yang melaporkan dari kotak pers selama pertandingan melawan Real Madrid, merasa beruntung. “Sungguh menakjubkan memiliki kesempatan yang biasanya diharapkan untuk didapatkan setelah bertahun-tahun pengalaman dan bekerja di industri, sementara saya masih menjadi mahasiswa di Solent,” katanya. “Kesempatan untuk melaporkan tim sekelas Real Madrid di Southampton sebagai bagian dari mata kuliah tidak hanya bermanfaat bagi studi saya tetapi juga untuk pengembangan dan pengenalan saya di dunia jurnalisme olahraga.”
Membangun Portofolio dan Jaringan Profesional
Selain pengalaman berharga, partisipasi dalam acara seperti ini juga memungkinkan mahasiswa untuk membangun portofolio mereka. Beberapa laporan pertandingan yang mereka tulis bahkan berhasil diterbitkan oleh media lokal, memberikan kredibilitas awal bagi karier mereka.
Graham Hiley, dosen senior jurnalisme olahraga di Solent University, menggarisbawahi pentingnya pengalaman ini. “Dengan hampir 11.000 penggemar di stadion, pertandingan ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa kami tentang bagaimana rasanya melaporkan pertandingan besar di bawah tekanan, dan mereka semua melakukan pekerjaan yang fantastis,” pujinya.
Pengalaman nyata meliput pertandingan sepak bola berkelas dunia ini bukan hanya sekadar pembelajaran, melainkan fondasi kokoh bagi para mahasiswa Solent University untuk melangkah ke dunia jurnalisme olahraga profesional dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang tak ternilai harganya.
(SA/GN)
sumber : www.dailyecho.co.uk
Leave a comment