Real Madrid Kesulitan dalam Perburuan Bek Tengah, Rencana Awal Berantakan
Real Madrid telah lama mengincar bek baru untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Beberapa kejadian dalam beberapa bulan terakhir semakin mempertegas kebutuhan tersebut.
Konteks Pertahanan Los Blancos
Performa Dean Huijsen yang menurun, masa depan Antonio Rudiger yang belum pasti, cedera panjang Eder Militao, serta masalah kebugaran David Alaba yang tak kunjung usai, membuat Real Madrid memiliki lini belakang yang tidak stabil. Situasi ini menjadi akar dari banyak masalah yang dihadapi Los Blancos musim ini.
Rencana awal Real Madrid adalah menunggu bursa transfer musim panas dan mendatangkan seorang centre-back elite untuk menjadi starter. Bahkan, Los Blancos telah mengidentifikasi beberapa pemain yang akan berstatus free agent di musim panas untuk didekati.
Perkembangan Terkini: Target Free Agent Berjatuhan
Namun, seperti yang dilaporkan dari sumber terdekat klub, rencana Real Madrid untuk memboyong bek top dengan status free transfer tampaknya tidak berjalan sesuai harapan, meskipun terdengar menjanjikan di atas kertas.
Ibrahima Konate, salah satu target utama tim, disebut-sebut telah dicoret dari daftar Real Madrid mengingat performanya yang kurang memuaskan bersama Liverpool musim ini. Pihak manajemen di Madrid menganggap hal tersebut sebagai deal breaker yang tidak bisa ditawar.
Dayot Upamecano, opsi terbaik kedua Real Madrid, awalnya dianggap target yang bagus. Namun, alasan dicoretnya nama Upamecano adalah tuntutan finansial yang berlebihan dari sang pemain. Terlebih lagi, ia tengah dalam pembicaraan dengan Bayern Munich untuk kemungkinan memperpanjang kontraknya, yang secara otomatis akan membatalkan transfer.
Bagaimana dengan Marc Guehi?
Target free agent ketiga yang ada dalam radar Real Madrid adalah Marc Guehi. Namun, hingga saat ini, Los Blancos belum melakukan upaya serius untuk menghubungi pihak sang pemain. Fakta bahwa Real Madrid menghubungi perwakilan dua pemain sebelumnya tetapi tidak Guehi, mengindikasikan bahwa ia juga kemungkinan besar tidak lagi menjadi target.
Dengan demikian, Real Madrid tampaknya kembali ke titik awal dan mungkin harus mencari target lain yang situasi kontraknya tidak sefavorit para pemain free agent. Mengingat kondisi lini belakang yang mendesak, perekrutan pemain baru sangat dibutuhkan, bahkan jika itu berarti harus menguras sebagian besar anggaran transfer tim. Situasi ini menempatkan Madrid dalam posisi sulit, di mana mereka harus bertindak cepat dan strategis untuk menghindari krisis pertahanan lebih lanjut.
(SA/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com
Leave a comment