Home Sepakbola Spanyol LaLiga Pemain Madrid Sentil Media: Vini Jr. Kok Dibikin Heboh Banget?
LaLiga

Pemain Madrid Sentil Media: Vini Jr. Kok Dibikin Heboh Banget?

Share
Pemain Madrid Sentil Media: Vini Jr. Kok Dibikin Heboh Banget?
Share

Bek Real Madrid, Dean Huijsen, menyuarakan kritik terhadap media di Spanyol terkait pemberitaan drama seputar Vinicius Junior. Pemain asal Brasil itu sempat berteriak ingin meninggalkan klub saat diganti dalam El Clasico melawan Barcelona, namun Huijsen merasa insiden tersebut terlalu dibesar-besarkan.

Kontroversi Vinicius Junior dan Reaksi Huijsen

Insiden Vinicius Junior memang mendominasi berita utama di ibu kota Spanyol selama sepuluh hari terakhir. Namun, setidaknya secara lahiriah, manajer Real Madrid, Carlo Ancelotti, dan Vinicius tampaknya telah berdamai. Vinicius telah meminta maaf secara publik dan pribadi, namun tidak kepada Ancelotti – setidaknya manajer asal Italia itu menolak untuk mengonfirmasi hal tersebut. Meski begitu, Ancelotti telah menyatakan bahwa insiden tersebut telah diselesaikan.

Huijsen memberikan pendapatnya mengenai hal ini dari Liverpool, di mana ia berada menjelang pertandingan Liga Champions Real Madrid. “Pers menulis banyak hal, dan kalian membuat keributan besar tentang sesuatu yang tidak terlalu penting. Dia meminta maaf, yang menurut saya wajar. Hal-hal seperti ini memang terjadi dalam sepak bola,” kata Huijsen.

Adaptasi Huijsen di Real Madrid

Pemain berusia 20 tahun ini sempat menjadi sensasi di Santiago Bernabeu, memukau dengan ketenangan dalam menguasai bola dan pertahanan proaktifnya. Namun belakangan, ia mulai dipertanyakan, terutama setelah tampil kurang maksimal dalam derby melawan Real Madrid. Huijsen sendiri merasa ia sudah beradaptasi dengan baik di Real Madrid.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya ingin bermain untuk tim terbaik di dunia. Saya pikir saya cocok dengan visi Ancelotti dan rencana klub. Saya sangat senang berada di sini,” ungkap Huijsen.

“Secara mental saya sangat baik, saya sangat bahagia, ini adalah mimpi saya dan saya berharap bisa membawa banyak kebahagiaan bagi para penggemar Madrid.”

“Belajar Bertahan di Italia” – Pengakuan Huijsen

Kualitas Huijsen dalam menguasai bola adalah sesuatu yang sempat menjadi masalah bagi Real Madrid musim lalu, sering kali kesulitan saat menghadapi tekanan tinggi lawan.

Baca juga:  Winger La Liga Tolak Barca? Mantan: Itu Pilihan Emas!

“Saya rasa saya bagus dalam membawa bola keluar, saya mencoba membantu tim sebisa saya. Ancelotti juga meminta itu dari saya, dan tentu saja lebih banyak lagi. Saya senang,” jelasnya.

Huijsen tumbuh sebagai penggemar Real Madrid dan memulai karier di akademi klub kota asalnya, Malaga. Meskipun menerima tawaran dari Real Madrid, Huijsen memutuskan untuk bergabung dengan Juventus, dan kemudian dipinjamkan ke AS Roma.

“Di Italia saya pergi untuk belajar bagaimana bertahan dengan baik, dan saya belajar banyak. Saya sangat berterima kasih kepada Juventus dan Roma. Itu adalah keputusan mereka untuk membiarkan saya pergi, tetapi saya sangat berterima kasih. Dan saya bersenang-senang di sana.”

Dengan latar belakang yang kuat dalam pertahanan ala Italia dan kemampuan menguasai bola yang mumpuni, Huijsen diharapkan dapat terus menjadi aset penting bagi Real Madrid di masa depan, mengatasi tantangan dan memenuhi ekspektasi di klub raksasa tersebut.

(SA/GN)
sumber : www.football-espana.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Spanyol Umumkan Tim, Tanpa Pemain Real Madrid Pertama Kalinya!

Spanyol mengumumkan skuad terbaru tanpa pemain Real Madrid, menciptakan sejarah baru dalam...

De la Fuente: Timnas Spanyol di atas loyalitas klub!

De la Fuente menegaskan bahwa timnas Spanyol harus diutamakan di atas loyalitas...

Villarreal Hancurkan Atletico Madrid 5-1, Capai Peringkat Terbaik dalam 13 Tahun!

Villarreal meraih kemenangan luar biasa 5-1 atas Atletico Madrid, mencatatkan prestasi tertinggi...

Semoga aku bisa lebih adil padamu, Arbeloa untuk Madrid.

Semoga aku bisa lebih adil padamu, Arbeloa untuk Madrid. Dalam perjalanan ini,...