Magis Mbappe Bawa Real Madrid Taklukkan Olympiacos 4-3
Real Madrid akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk meraih kemenangan di tanah Yunani. Dalam laga sengit yang berlangsung Rabu malam, Los Blancos berhasil menumbangkan Olympiacos dengan skor 4-3. Tim besutan Jose Luis Mendilibar, sosok yang tak asing di LaLiga, sempat unggul lebih dulu sebelum dihancurkan oleh performa bintang lima Kylian Mbappe yang mencetak empat gol. Olympiacos sempat mencoba bangkit di akhir laga, namun Madrid sukses mengamankan tiga poin penuh.
Dominasi Awal Olympiacos dan Pergeseran Momentum
Pertandingan ini menyajikan pergeseran momentum dan pendekatan taktis dari kedua tim, terutama dalam membangun serangan. Di 15 menit pertama, Olympiacos menghasilkan ancaman yang jauh lebih tinggi (expected threat/xT) dengan 1,32 berbanding 0,28 milik Real Madrid. Mereka juga mencatatkan lebih banyak sentuhan di sepertiga akhir lapangan, 30 berbanding 24. Dominasi awal ini berlanjut hingga menit ke-30, di mana Olympiacos tetap unggul tipis dalam xT (1,8 berbanding 1,48) dan sentuhan di sepertiga akhir (48 berbanding 43).
Namun, menjelang menit ke-45, Real Madrid berhasil menyamakan output xT, mencapai 2,8 berbanding 2,69 milik Olympiacos, dan sedikit mengungguli mereka dalam sentuhan di sepertiga akhir dengan 73 berbanding 71. Babak kedua, Real Madrid memimpin dalam xT pada menit ke-60 (3,93 berbanding 3,85) dan meningkatkan sentuhan mereka di sepertiga akhir menjadi 105 berbanding 94 milik Olympiacos. Hingga peluit panjang di menit ke-90, Olympiacos total mengumpulkan xT yang lebih tinggi yaitu 6,52 berbanding 5,29 milik Real Madrid, dan juga unggul dalam sentuhan di sepertiga akhir dengan 153 berbanding 138.
Variasi Serangan Kedua Tim
Pada babak pertama, Real Madrid sebagian besar mengandalkan alur serangan moderate sequences, menyelesaikan delapan dari total sembilan alur tersebut. Mereka juga melakukan satu patient sequence dan tidak ada short sequence selama periode ini. Sebaliknya, Olympiacos menunjukkan pendekatan yang lebih bervariasi di 45 menit pertama, menggunakan tiga short sequence dan dua moderate sequence, tanpa patient sequence, dengan total lima alur serangan.
Pada fase akhir pertandingan, khususnya setelah menit ke-75, Olympiacos terus membangun permainan melalui short dan moderate sequences, menyelesaikan satu short sequence dan tiga moderate sequence, dengan total empat alur. Real Madrid tidak mencatatkan alur serangan apa pun dalam data untuk periode setelah menit ke-75.
Fokus Distribusi Bola
Real Madrid lebih banyak memfokuskan permainan mereka di area pertahanan sendiri, dengan 312 penerimaan pass di separuh lapangan mereka berbanding 211 di separuh lapangan lawan. Mereka mencatat 295 sentuhan di separuh lapangan lawan. Sementara itu, Olympiacos menunjukkan pendekatan yang lebih menyerang, dengan 331 sentuhan di separuh lapangan lawan. Distribusi penerimaan pass mereka juga mencerminkan hal ini, dengan 121 penerimaan di separuh lapangan sendiri dan 216 di separuh lapangan lawan, menunjukkan preferensi untuk membangun serangan lebih tinggi di lapangan.
Kontribusi Pemain Kunci
Trent Alexander-Arnold menjadi kontributor kunci bagi Real Madrid, menghasilkan 1,75 xT. Ia mencatatkan 13 sentuhan di sepertiga akhir lapangan dan menyelesaikan 10 dari 15 longballs, serta 13 progressive passes. Arda Güler juga memberikan dampak signifikan, dengan peningkatan xT sebesar 1,01. Güler memiliki 10 sentuhan di sepertiga akhir, menyelesaikan lima dari enam longballs, dan memberikan sembilan progressive passes.
Dari kubu Olympiacos, Rodinei tampil menonjol, memimpin semua pemain dalam progressive passes dengan 15. Ia juga berkontribusi 0,96 xT, melakukan 16 sentuhan di sepertiga akhir, dan menyelesaikan enam dari sembilan longballs. Aurélien Tchouaméni dari Real Madrid juga memainkan peran penting, dengan peningkatan xT sebesar 0,93, enam sentuhan di sepertiga akhir, dan delapan progressive passes, menyelesaikan empat dari enam longballs.
Dalam hal membawa bola ke depan, Gelson Martins dari Olympiacos dan Vinícius Júnior dari Real Madrid sangat menonjol, masing-masing menyelesaikan sembilan progressive carries. Martins juga mencatat 38 sentuhan di sepertiga akhir, sementara Vinícius Júnior mencatatkan 43 sentuhan.
Misi Jaga Puncak LaLiga
Setelah kemenangan ini, Real Madrid kini harus kembali fokus ke kompetisi LaLiga untuk mempertahankan keunggulan satu poin mereka atas Barcelona di puncak klasemen. Mereka akan melanjutkan jadwal tandang menghadapi Girona dan Athletic Club, sebelum akhirnya kembali ke Santiago Bernabeu untuk menjamu Celta Vigo.
(SA/GN)
sumber : www.managingmadrid.com
Leave a comment