Barcelona Takluk di Laga Dramatis Melawan Atletico Madrid
FC Barcelona dan Atletico Madrid bertemu dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions UEFA yang berlangsung dalam ketegangan tinggi di Riyadh Air Metropolitano. Meskipun Blaugrana berhasil menang di laga ini, mereka tetap tersingkir dari kompetisi dengan agregat skor yang tidak menguntungkan.
Seperti pada pertemuan pertama, pertandingan ini juga diwarnai dengan keputusan kontroversial dari wasit. Salah satu insiden yang membuat Barcelona sangat kecewa adalah tidak adanya tendangan penalti setelah kiper Atletico, Juan Musso, terlihat melakukan pelanggaran keras terhadap Fermin Lopez.
Insiden Kontroversial
Di babak pertama, Fermin yang mencoba menyundul umpan ke arah gawang, mengalami cedera setelah Musso, yang sedang berusaha menyelamatkan, mengenai wajahnya dengan sepatu. Fermin pun terluka dan harus mendapatkan jahitan akibat insiden tersebut.
Pernyataan Juan Musso
Karena seriusnya insiden tersebut, Barcelona merasa tidak puas atas keputusan wasit yang tidak memberikan penalti. Musso, setelah pertandingan, menjelaskan dalam sesi wawancara, “Bagaimana itu bisa dianggap penalti? Tidak mungkin. Saya juga merasa sakit karena dia menabrak kaki saya.”
Musso menambahkan, “Saya melakukan gerakan alami untuk menutup gawang. Ketika dia membungkuk untuk menyundul bola, dia mengenai kaki saya. Saya tidak mengerti bagaimana ada yang bisa berpikir itu adalah sengaja.”
Musso juga menyampaikan klarifikasinya melalui media sosial, mempertegas bahwa pernyataannya bukan berarti dia merasa sakit akibat insiden tersebut. Dalam sebuah unggahan di Instagram, ia menjelaskan, “Ini adalah ungkapan yang umum di Argentina untuk menunjukkan empati terhadap rasa sakit orang lain.”
Di akhir pernyataannya, Musso menyampaikan permohonan maaf kepada Fermin, “Saya telah meminta maaf kepada Fermin baik di lapangan maupun setelahnya karena dalam gerakan alami saya untuk menutup gawang, kami bertabrakan dan dia terluka.”
Insiden ini menjadi sorotan dalam pertandingan yang panas antara dua raksasa Spanyol tersebut, dan menunjukkan bagaimana kecilnya margin antara kemenangan dan kekalahan di tingkat tertinggi sepakbola.
(SA/GN)
sumber : barcauniversal.com
Leave a comment