Home Sepakbola Spanyol LaLiga Terkuak! Presiden Barca Ungkap Xavi Mau Rombak Tim Inti
LaLiga

Terkuak! Presiden Barca Ungkap Xavi Mau Rombak Tim Inti

Share
Terkuak! Presiden Barca Ungkap Xavi Mau Rombak Tim Inti
Share

Laporta Akhirnya Beberkan Kronologi Pemecatan Xavi dari Barcelona

Presiden Barcelona, Joan Laporta, akhirnya membeberkan secara rinci kronologi dramatis di balik pemecatan Xavi Hernandez tahun lalu. Kisah ini, yang berlangsung antara Januari hingga Mei 2024, menjadi salah satu episode manajerial paling bergejolak yang dialami klub dalam beberapa waktu terakhir.

Situasi makin rumit karena Xavi sendiri yang memicu gejolak ketika secara terbuka mengumumkan niatnya mundur di akhir musim, hanya untuk kemudian menarik kembali keputusannya beberapa minggu kemudian. Bulan-bulan tersebut dipenuhi ketegangan di balik layar, perbedaan pendapat tentang arah olahraga tim, dan ekspektasi yang tidak selaras antara manajemen dan pelatih.

Laporta Menjelaskan Kronologi Peristiwa

Kini, dalam wawancara dengan Esport3, Laporta menyampaikan sudut pandangnya tentang apa yang sebenarnya terjadi. Ia memulai dengan mengenang momen ketika Xavi berubah pikiran tentang pengunduran dirinya, mengatakan:

“Xavi sendiri telah mengumumkan kepergiannya, mengatakan akan pergi di akhir musim. Kemudian ia meminta bertemu saya di rumah untuk menjelaskan bahwa, pada kenyataannya, ia ingin melanjutkan dan merasa perlu untuk itu. Saya hanya bertanya satu hal – ‘Xavi, apakah Anda percaya pada tim ini?’ Ia menjawab: ‘Saya percaya 100% dan saya akan menjadikan para pemain ini juara.'”

Xavi Hernandez saat melatih Barcelona
Xavi Hernandez meninggalkan Barcelona pada tahun 2024. (Foto oleh LLUIS GENE/AFP via Getty Images)

Laporta kemudian mengingat bagaimana semuanya berubah hanya seminggu kemudian, ketika Xavi membuat komentar dalam konferensi pers yang bertentangan dengan keyakinan yang ia ungkapkan secara pribadi.

“Seminggu kemudian, saya mendengar ia mengatakan dalam konferensi pers bahwa ia dan tim akan membutuhkan dua tahun untuk bisa kompetitif. Saya berpikir: ‘Apa ini?'”

Ketidakpastian terus meningkat ketika Xavi kemudian mendekati Deco, direktur olahraga klub, dengan saran tentang restrukturisasi skuad. Laporta mengungkapkan bagaimana percakapan tersebut memengaruhinya dan memaksanya untuk mengevaluasi ulang situasi.

“Ia kemudian berbicara dengan Deco tentang kemungkinan mengubah beberapa pemain tim utama. Seperti yang Anda tahu, saya sangat menghormati Xavi, dan kata-katanya sangat memengaruhi saya. Kami pernah harus membuat keputusan sulit sebelumnya dengan Messi, Alba, Busquets, Pique, bahkan dengan Xavi dan Koeman… tetapi di Barça, institusi selalu menjadi yang utama. Institusi berada di atas pemain, presiden, dan pelatih,” pungkasnya.

Jelas bahwa meskipun upaya telah dilakukan untuk menstabilkan situasi, Laporta akhirnya membebastugaskan Xavi dari posisinya pada 24 Mei, mengakhiri sebuah siklus yang telah menjadi semakin tidak berkelanjutan. Keputusan ini menunjukkan prioritas klub dalam menjaga visi jangka panjangnya, di atas individu manapun.

Baca juga:  Vini: "Sulit Selalu Disorot," Curhat Kena Boo Fans Kandang.

(SA/GN)
sumber : barcauniversal.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pérez Kembali Terpilih, Menang Telak dari Riquelme sebagai Presiden Real Madrid!

Pérez kembali terpilih sebagai Presiden Real Madrid dengan kemenangan telak atas Riquelme,...

Bayern Munich incar Michael Olise, beri peringatan tegas untuk Real Madrid!

Bayern Munich mengincar Michael Olise dan memberikan peringatan tegas kepada Real Madrid...

Florentino Perez janjikan bintang €150 juta sebelum pemilihan Real Madrid!

Florentino Perez berjanji akan merekrut bintang €150 juta sebelum pemilihan mendatang di...

Presiden Bayern ingatkan Real Madrid soal langkah mengejar Michael Olise!

Presiden Bayern Munich mengingatkan Real Madrid untuk waspada dalam mengejar Michael Olise,...