Barcelona Amankan Masa Depan di EuroLeague, Pintu NBA Europe Tetap Terbuka Lebar
Tiga hari setelah menghadiri simposium NBA Europe yang mewah di London, FC Barcelona pada Kamis secara resmi memperbarui komitmen mereka dengan EuroLeague untuk dekade berikutnya. Kesepakatan ini dilengkapi dengan klausul pembelian (buyout clause) senilai $11,6 juta (semua angka dalam Dolar AS) yang dilaporkan, memberikan klub fleksibilitas untuk keluar di kemudian hari.
Konteks Simposium NBA Europe di London
Pada pertemuan puncak NBA Europe yang hanya bisa dihadiri oleh undangan pada hari Senin di hotel bintang lima Raffles London, Barcelona dilaporkan menjadi salah satu dari enam klub EuroLeague yang hadir. Klub-klub lain termasuk Real Madrid, Olimpia Milano, Panathinaikos, ASVEL (dimiliki oleh Hall of Famer Bola Basket Tony Parker), dan Bayern Munich. Dari franchise tersebut, Milano, Panathinaikos, dan Munich telah memperpanjang kesepakatan EuroLeague mereka hingga tahun 2036. Sama seperti Barcelona, masing-masing klub tersebut diduga memiliki klausul buyout senilai $11,6 juta.
Klub yang Belum Terikat
Perkembangan pada hari Kamis ini berarti hanya tiga klub EuroLeague yang belum terikat untuk dekade berikutnya dan dapat langsung bergabung dengan NBA Europe tanpa pembayaran: Real Madrid, ASVEL, dan Fenerbahçe. Dua klub pertama tampaknya akan menjadi bagian yang tak terelakkan dari proyek NBA tersebut. Sementara itu, laporan menyebutkan bahwa Fenerbahçe telah melakukan pertemuan pribadi dengan pejabat NBA di London dalam beberapa hari atau minggu terakhir.
10 klub yang kini telah menandatangani perpanjangan EuroLeague adalah Baskonia, Efes, Munich, Zalgiris, Maccabi, Milano, Panathinaikos, Olympiacos, CSKA, dan kini Barcelona.
Komitmen Barcelona dan Fleksibilitas Masa Depan
Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, Barcelona menulis:
“Dewan Direksi telah setuju untuk meratifikasi perpanjangan lisensi partisipasi tim bola basket putra pertama di EuroLeague untuk 10 musim berikutnya (hingga musim 2036–37), sebuah kompetisi di mana klub ini adalah mitra pendiri. Dewan Direksi menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya untuk selalu berpartisipasi dalam kompetisi terbaik yang tersedia.”
Kalimat terakhir menjadi kunci. Mengingat misi NBA Europe adalah menyediakan kompetisi terbaik di tempat-tempat premium, ada kemungkinan dewan direksi yang sama dapat berubah pikiran ketika liga tersebut diluncurkan yang kabarnya pada musim gugur 2027. Terlebih lagi, sumber mengatakan bahwa mereka hadir dan tercatat di simposium NBA Europe pada hari Senin.
Peran Penting Pau Gasol dan Target Kota NBA Europe
Faktor lain yang bisa memengaruhi adalah Hall of Famer Bola Basket Pau Gasol. Mantan pemain FC Barcelona dan juga penduduk asli Barcelona ini mengatakan pada sesi hari Senin bahwa ia akan memiliki peran dalam NBA Europe.
Merek Barcelona memiliki bobot signifikan di Eropa, dan kota itu sendiri adalah salah satu dari 12 kota yang ditargetkan NBA untuk sebuah franchise, bersama dengan London, Manchester, Paris, Lyon (Prancis), Athena, Milan, Roma, Munich, Berlin, Istanbul, dan Madrid.
Calon Tim NBA Europe
Hingga saat ini, beberapa klub yang diproyeksikan akan bergabung dengan NBA Europe – meskipun belum ada yang resmi – adalah Paris Saint-Germain, AC Milan, Alba Berlin, ASVEL (di Lyon, Prancis), Real Madrid, dan Fenerbahçe (Istanbul). Di Manchester, kemungkinan akan ada perang penawaran antara klub Super League di wilayah tersebut dan startup bola basket Manchester City. Manchester City juga hadir di simposium hari Senin.
Langkah strategis Barcelona ini menunjukkan bagaimana klub-klub top Eropa berusaha menyeimbangkan kesetiaan pada kompetisi yang sudah ada dengan peluang menarik dari potensi liga baru yang didukung NBA. Dengan klausul buyout yang jelas, Barcelona telah mengamankan posisi mereka di EuroLeague sambil tetap membuka mata terhadap masa depan yang mungkin membawa perubahan besar dalam lanskap bola basket Eropa.
(SA/GN)
sumber : www.sportsbusinessjournal.com
Leave a comment