Bidasoa Irun Takluk di Final Copa del Rey
Bidasoa Irun mengalami kekalahan dari tim unggulan FC Barcelona di final Copa del Rey pada hari Minggu, dengan skor akhir 17-37.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal laga, FC Barcelona menunjukkan dominasinya. Pelatih Bidasoa, Álex Mozas, mengakui adanya perbedaan jelas di lapangan dan merasa kecewa dengan penampilan timnya. “Sayang sekali karena ini sedikit mencoreng musim yang sangat baik,” ungkap Mozas.
Dia menyoroti bahwa Barcelona tampil dengan beberapa keunggulan ekstra. “Defensif mereka sangat mengesankan, dan setiap kali kami berhasil melepaskan tembakan, Nielsen tampil sangat baik,” tambahnya. Mozas mengakui kurangnya “keberanian dan semangat” dari pemainnya, meskipun ada faktor kelelahan akibat pertandingan perempat final yang menuntut. “Anda tidak bisa bermain dengan cara seperti yang kami lakukan hari ini,” tegasnya. Dia juga meminta maaf kepada penggemar, menyatakan bahwa “satu hal adalah kalah, dan hal lain adalah kalah dengan cara seperti ini. Ada cara untuk kalah,” ujarnya.
Evaluasi Musim
Meski merasakan kekecewaan dari hasil akhir yang tidak menguntungkan, penilaian keseluruhan musim Bidasoa masih positif, dengan pencapaian tujuan konsolidasi dan mendapatkan tempat di kompetisi Eropa. Mozas berusaha memberi perspektif dengan mengingat penampilan kompetitif tim di Eropa melawan raksasa seperti Flensburg, Kiel, dan Montpellier, serta memperbaiki performa liga dengan tiga poin lebih dibandingkan musim lalu.
“Sayang sekali karena ini sedikit mencoreng musim yang sangat baik. Secara keseluruhan, saya sangat bangga: kami meraih 42 poin di Liga, yang merupakan skor yang sangat baik, dan kami mencapai semifinal Piala Spanyol serta final Copa del Rey,” kata pelatih Bidasoa ini, menyoroti prestasi skuad yang kembali mewakili Irun di Eropa.
Reaksi Pemain
Kekecewaan atas skor yang mencolok tidak mengurangi rasa syukur di ruang ganti terhadap dukungan dari para penggemar ‘yellow tide’ yang hadir, termasuk klub suporter Bidasotarak. Kapten Gorka Nieto menekankan pentingnya dukungan tanpa syarat dari para fans. “Menjadi suatu kehormatan memiliki penggemar seperti mereka; handball Spanyol punya sedikit basis penggemar di level kami,” kata Nieto.
Meski mengakui bahwa mereka “kalah di semua lini,” Nieto menegaskan bahwa tim sudah berusaha maksimal sampai akhir. “Kami berjuang hingga akhir karena mereka. Terima kasih banyak,” ujarnya.
Jadwal Selanjutnya
Setelah mencapai tujuan pada hari Sabtu melawan Huesca, tim dari Gipuzkoa ini akan beristirahat di Alicante sebelum melakukan perjalanan darat kembali ke Irun pada Senin pagi. Mereka diperkirakan akan tiba antara pukul 19:00 dan 20:00 WIB.
Dampak untuk Tim
Kekalahan di final ini memang menyedihkan, tetapi pencapaian musim ini tetap dapat diapresiasi. Bidasoa Irun berhasil menunjukkan perkembangan yang signifikan, dan ini memberikan harapan bagi penggemar untuk melihat prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
(SA/GN)
sumber : diarioeuskadi.eus
Leave a comment