Hansi Flick Tetap Pimpin Barcelona di El Clásico Meski Kehilangan Ayah
Pelatih FC Barcelona, Hansi Flick, akan tetap memimpin timnya dalam laga El Clásico melawan Real Madrid CF pada hari Minggu, meski baru saja kehilangan ayahnya. Klub telah mengkonfirmasi keputusan ini dan menyatakan bahwa akan ada penghormatan sebelum kick off berlangsung di Camp Nou, termasuk menggelar satu menit hening serta pemain yang akan mengenakan ban lengan hitam.
Dalam pernyataan resmi, FC Barcelona menyampaikan, “Kami ingin mengirimkan cinta kami kepada Hansi Flick setelah kepergian ayahnya. Kami berbagi kesedihan ini dan pemikiran kami bersama Anda dan keluarga Anda di masa sulit ini.”
Motivasi di Tengah Duka
Dalam usia 61 tahun, Flick memilih untuk tetap bersama tim pada salah satu pertandingan terpenting musim ini, di mana Barcelona berupaya meraih gelar La Liga secara beruntun. Kemenangan atau hasil imbang melawan Real Madrid akan mendekatkan klub Catalan ini untuk mempertahankan gelar juara.
Sejak mengambil alih kursi pelatih dari Xavi pada Mei 2024, pelatih asal Jerman ini telah membawa Barcelona meraih empat trofi selama masa jabatannya.
Tribut dari Real Madrid
Real Madrid juga menyampaikan penghormatan kepada Flick dan keluarganya menjelang pertandingan. “Real Madrid, presiden dan direksinya sangat menyesalkan kepergian ayah Hansi Flick,” kata klub tersebut. “Kami ingin menyampaikan rasa belasungkawa dan kasih sayang kepada semua keluarganya. Semoga dia beristirahat dalam damai.”
Informasi Pertandingan
El Clásico yang sangat dinantikan ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 15 Oktober 2023, pukul 21:00 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui stasiun TV RCTI dan platform streaming Vidio.
Suasana pertandingan diperkirakan akan sangat emosional seiring dengan tragedi yang dialami Flick, namun fokus akan segera bergeser ke pertarungan seru antara dua rival terbesar dalam dunia sepak bola.
Dengan keberanian dan komitmen Flick untuk tetap di lapangan, pertandingan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi kedua tim, tetapi juga menjadi panggung bagi Barcelona untuk menunjukkan semangat dan solidaritas mereka di bawah kepemimpinan pelatih yang kokoh dalam menghadapi situasi sulit.
(SA/GN)
sumber : punchng.com
Leave a comment