Home Sepakbola Spanyol LaLiga LaLiga Sebut Alberto Jiménez Terlibat Insiden Insult Setelah Protokol Diberlakukan.
LaLiga

LaLiga Sebut Alberto Jiménez Terlibat Insiden Insult Setelah Protokol Diberlakukan.

Share
LaLiga Sebut Alberto Jiménez Terlibat Insiden Insult Setelah Protokol Diberlakukan.
Share

Protokol Anti-Rasisme Ditindaklanjuti dalam Pertandingan Real Sociedad B vs CD Castellón

LaLiga telah mengajukan aktivasi protokol anti-rasisme dalam pertandingan Real Sociedad B melawan CD Castellón kepada Komite Disiplin RFEF dan Komisi Anti-Kekerasan. Protokol ini diaktifkan setelah pemain lokal, Kita, melaporkan kepada wasit bahwa Alberto Jiménez dari CD Castellón menyebutnya “puto chino.” Tidak ada anggota tim officiating yang mendengar komentar tersebut, dan laporan wasit mencatat insiden itu terjadi pada menit keempat waktu tambahan.

Penyelidikan Rahasia Diharapkan Dibuka

Komite diperkirakan tidak akan bertindak secara ex officio, melainkan akan membuka penyelidikan rahasia untuk mengklarifikasi keadaan kejadian tersebut, seperti pada kasus Rafa Mir baru-baru ini.

Insiden pada Hari Pertandingan

Laporan tersebut juga mencakup insiden pada hari pertandingan ke-27 LaLiga EA Sports, yang mencakup sepuluh kejadian dari pertandingan Getafe melawan Betis. Salah satu insiden yang menonjol adalah penghentian selama lima menit pada menit keenam, setelah intervensi dari Polisi Nasional ketika suporter tuan rumah mendekati sektor suporter lawan. Protokol anti-kekerasan fase pertama diaktifkan dalam situasi ini.

Selain itu, terdengar chant yang tidak pantas terhadap tim Betis dan Leganés, serta ejekan terhadap Real Madrid dan Spanyol di Balaídos. Selain itu, ada laporan mengenai pelemparan botol di Vigo dan Málaga, termasuk satu botol yang hampir mengenai pemain Madrid di Vigo, dan ejekan “Asencio, muérete” terdengar sekali.

Reaksi Suporter

Insiden lainnya termasuk penghinaan terhadap Barcelona dan suporter mereka oleh pendukung Athletic Club di San Mamés yang terjadi sebanyak sembilan kali, serta chant “Arriba con la goma 2 que en Euskadi se prepara, pim, pam, pum, la revolución” yang terdengar sekali.

Beragam insiden ini menunjukkan tantangan yang masih ada dalam menjaga keharmonisan di lapangan serta antara suporter, yang menjadi perhatian penting bagi LaLiga dan otoritas terkait.

Baca juga:  Pemain LaLiga Ungkap Rahasia dalam Survei ESPN!

(SA/GN)
sumber : onefootball.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Hansi Flick beri Oscar Gistau kesempatan cemerlang di pramusim Barcelona!

Hansi Flick memberikan Oscar Gistau peluang emas di pramusim Barcelona, menunjukkan kepercayaan...

Bayern Munich Santai Hadapi Minat €150 Juta Real Madrid pada Michael Olise.

Bayern Munich tetap tenang menghadapi tawaran Real Madrid sebesar €150 juta untuk...

Haaland harus beradaptasi dengan Madrid, bukan sebaliknya.

Haaland harus segera menyesuaikan diri dengan gaya permainan Madrid, menghadapi tekanan besar...

Lamine Yamal raih Pemain Terbaik La Liga: Berapa kali Messi dan Ronaldo?

Lamine Yamal mencetak sejarah dengan meraih gelar Pemain Terbaik La Liga. Berapa...