Robert Lewandowski Hadapi Tantangan Berat di Barcelona
Setelah bergabung dengan Barcelona sebagai veteran, Robert Lewandowski memulai kariernya di klub tersebut dengan cemerlang, mencetak 42 gol pada musim lalu dan lebih dari 25 gol di dua musim sebelumnya. Namun, musim ini menjadi salah satu yang sulit baginya, setelah gagal berpartisipasi di Piala Dunia 2026 dan menimbulkan keraguan di kalangan penggemar Blaugrana. Ia kini menghadapi tantangan besar untuk meyakinkan klub agar mempertahankan keberadaannya dan mengamankan masa depannya.
Kendala Cedera Mengganggu Penampilan
Di awal musim 2025–26, Lewandowski mengalami dua cedera otot yang membatasi kontribusinya di Barcelona. Situasi ini memberi kesempatan kepada Ferran Torres untuk mengambil posisi starter dan menunjukkan performa yang mengesankan. Meskipun Lewandowski masih dalam kondisi fisik yang baik, taktik Hansi Flick membutuhkan lebih dari sekadar mencetak gol, dan ia belum mampu memenuhi ekspektasi tersebut secara konsisten.
Produktivitas Menurun
Berbeda dengan musim lalu, Lewandowski jauh lebih kurang produktif di depan gawang. Dalam 40 pertandingan yang telah dijalaninya musim ini, ia hanya berhasil mencetak 17 gol, yang merupakan jumlah terendah sejak kepindahannya ke Barcelona. Dengan kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2026, klub tidak sepenuhnya yakin untuk memperpanjang kontraknya, dan kabarnya hanya menawarkan perpanjangan satu tahun dengan gaji yang dikurangi dan peran yang lebih kecil.
Kegagalan Bersama Timnas Polandia
Kegagalan Lewandowski tidak hanya terjadi di level klub, tetapi juga bersama tim nasional Polandia. Meskipun selalu menjadi pilihan utama, ia tidak dapat memberikan kontribusi berarti selama kualifikasi Piala Dunia 2026, gagal mencetak gol dalam pertandingan melawan Swedia dan akhirnya tidak bisa ikut ambil bagian di edisi tersebut. Hal ini mengakibatkan Lewandowski melewatkan kesempatan untuk menambah catatan dua kali tampil di Piala Dunia sepanjang kariernya.
Performa di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Polandia, Lewandowski telah mencetak 89 gol dari 165 penampilan. Namun, ia tidak menunjukkan penampilan terbaiknya dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Berbeda dengan edisi sebelumnya di mana ia mencetak 16 gol dalam 10 pertandingan, dalam kampanye kali ini ia hanya mampu mencetak lima gol dari sembilan pertandingan. Kegagalan mencetak gol di play-off melawan Swedia menunjukkan musim yang sulit baginya.
Peran yang Berubah di Bawah Hansi Flick
Hansi Flick telah menerapkan gaya permainan yang dominan di Barcelona, mengandalkan intensitas tinggi dan tekanan setelah kehilangan bola. Meskipun Lewandowski tampil mengesankan pada musim 2024-25, penurunan kondisi fisiknya membuatnya kurang efektif di musim ini. Walaupun ia masih berperan penting dalam permainan secara keseluruhan, Flick membutuhkan striker yang dapat memberikan tekanan dan berperan aktif dalam permainan defensif, yang menjadi masalah bagi Lewandowski yang kini kesulitan memenuhi tuntutan tersebut.
Peluang dan Masa Depan Lewandowski
Dengan gaji yang tinggi dan produktivitas yang menurun, Barcelona dilaporkan tidak lagi mengandalkannya sebagai starter. Mereka kini mencari striker muda, seperti Julián Álvarez, yang bisa memberikan kecepatan dan kreativitas. Meskipun demikian, Lewandowski masih bisa berfungsi sebagai pemain pengganti yang berpengalaman, memberikan kualitas penyelesaian akhir di posisinya.
Peluang di AC Milan
AC Milan mungkin menjadi pilihan ideal untuk Robert Lewandowski. Sebagai agen bebas, ia bisa cocok dengan gaya permainan Massimiliano Allegri yang mencari striker dengan kekuatan fisik dan kemampuan posisi yang baik. Di Serie A, Lewandowski bisa kembali menemukan ketajamannya tanpa terlalu banyak tekanan untuk menciptakan permainan, dan bisa menjadi solusi kunci dalam serangan, terutama jika bersama Christian Pulisic.
Walaupun tidak lagi menjadi striker dengan intensitas tinggi, Lewandowski masih memiliki daya saing yang cukup sebagai penyerang tetap. Ia bisa berperan sebagai mentor bagi Francesco Camarda, yang bisa berkembang pesat di belakangnya. Keterlibatan Lewandowski di tim besar seperti Milan dapat membantu menciptakan peluang yang lebih baik untuk pemain lain di lini depan.
(SA/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment