Real Madrid Raih Trofi Kedua UEFA Youth League
Real Madrid meraih trofi kedua mereka di UEFA Youth League pada malam Senin, setelah tim akademi mereka mengalahkan Club Brugge dalam drama adu penalti dengan skor 4–2 di Lausanne.
Perjalanan Menuju Final
Dibawah asuhan Álvaro López, tim Madrid Juvenil A (U-19) berhasil meraih titel ini setelah mengalahkan tim-tim tangguh seperti Marseille, Chelsea, Sporting CP, dan Paris Saint-Germain sebelum mencapai final.
Jalannya Pertandingan
Madrid memimpin di babak pertama melalui gol Jacobo Ortega yang mencetak gol dengan backheel yang apik. Namun, Brugge berhasil bangkit setelah jeda, dan pertandingan pun berlanjut hingga adu penalti. Kiper Javier Navarro, yang juga menjadi pahlawan di semifinal melawan PSG, tampil gemilang dengan menyelamatkan dua tendangan penalti dan memastikan Los Blancos meraih gelar pertama sejak 2020.
Harapan untuk Masa Depan
Dominasi di Youth League tidak selalu menjamin kesuksesan di level senior, seperti yang terjadi pada generasi 2020 yang tidak mampu menembus tim utama Madrid. Namun, ada harapan tinggi untuk generasi berbakat yang dilatih oleh López, yang telah menarik perhatian banyak kalangan di Eropa.
Pemain yang Patut Diperhatikan
Berikut adalah lima pemain bintang dari musim ini yang patut dicermati:
-
1. Javier Navarro
Kiper berusia 19 tahun ini menjadi sorotan utama berkat penampilannya yang menentukan di semifinal dan final. Dijuluki ‘San Javi’ oleh MARCA, Navarro berhasil menyelamatkan enam tendangan di semifinal melawan PSG sebelum meraih dua penyelamatan lagi dalam adu penalti melawan Brugge.
-
2. Daniel Yáñez
Sayap kelahiran Andalusia ini sudah melakukan debut di tim senior di bawah Carlo Ancelotti dan mencatatkan dua penampilan tambahan, termasuk menyumbang assist. Yáñez menunjukkan penampilan yang mengesankan di final dengan menciptakan beberapa peluang sebelum mencetak penalti.
-
3. Diego Aguado
Sebagai pencetak penalti penentu di Lausanne, Aguado juga sudah merasakan pengalaman bermain di tim senior. Pemain belakang ini diharapkan bisa mengisi posisi yang ditinggalkan David Alaba yang mungkin pergi di musim panas ini.
-
4. Jacobo Ortega
Pemain berusia 19 tahun ini menunjukkan performa menjanjikan dengan mencetak gol pembuka dalam final. Memiliki tinggi di atas 180 cm, Ortega diharapkan menjadi striker “Plan B” yang dibutuhkan Madrid.
-
5. Liberto Navascués
Walaupun hanya bermain sebagai pemain pengganti, Navascués membuat dampak signifikan. Pemain berposisi bek kiri ini merupakan pahlawan semifinal dan berhasil mencetak penalti pertama dalam adu penalti melawan Brugge.
Kemenangan ini bukan hanya menambah koleksi trofi Madrid di level junior, tetapi juga memberikan harapan baru bagi para pemain muda untuk tampil di level senior di masa depan. Dengan performa yang ditunjukkan di UEFA Youth League, mereka berpotensi menjadi bintang di tim utama Real Madrid.
(SA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment