Alvaro Arbeloa Resmi Gantikan Xabi Alonso sebagai Pelatih Kepala Real Madrid
Real Madrid secara resmi menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala tim utama, menggantikan Xabi Alonso. Pergantian cepat ini terjadi setelah Alonso dipecat pada Senin menyusul kekalahan dari Barcelona di Piala Super Spanyol.
Alonso, yang merupakan mantan rekan setim Arbeloa, meninggalkan klub hanya delapan bulan setelah mengambil alih kursi panas dari Carlo Ancelotti. Meski pernyataan klub menyebut kepergiannya atas kesepakatan bersama, indikasi lain mungkin menunjukkan sebaliknya. Alonso, yang didatangkan dari Bayer Leverkusen pada musim panas lalu, disebut-sebut mengalami kesulitan beradaptasi dengan tuntutan di Santiago Bernabeu.
Selama masa kepelatihannya, Alonso memimpin Real Madrid dalam 34 pertandingan di semua kompetisi, memenangkan 24 di antaranya. Namun, kekalahan 2-3 dari Barcelona menjadi titik balik. Kabar beredar juga menyebut adanya ketegangan antara Alonso dengan jajaran manajemen, yang dipimpin Presiden Florentino Perez, serta beberapa pemain bintang seperti Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.
Dari Castilla ke Tim Utama
Alvaro Arbeloa bukanlah nama baru di lingkungan Real Madrid. Ia telah berkecimpung di akademi klub sejak tahun 2020 dan promosi dari posisinya sebagai pelatih Real Castilla, tim B raksasa Spanyol tersebut. “Real Madrid C. F. ingin mengumumkan bahwa Álvaro Arbeloa akan menjadi pelatih kepala tim utama yang baru,” demikian pernyataan resmi klub.
Arbeloa memulai karier kepelatihannya di akademi Real Madrid pada tahun 2020. Ia melatih tim U-14 A pada musim 2020-2021 dan berhasil meraih gelar liga. Kemudian, ia menangani tim U-16 pada musim 2021-2022, sebelum memimpin tim U-19 dari tahun 2022 hingga 2023. Sebagai pelatih tim U-19, ia sukses memenangkan treble pada musim 2022-2023 yang meliputi gelar Liga, Copa del Rey, dan Champions Cup.
Legenda Lapangan Hijau dan Timnas Spanyol
Sebagai pemain, Alvaro Arbeloa adalah bagian dari salah satu era paling sukses dalam sejarah Real Madrid. Ia membela seragam Los Blancos antara tahun 2009 hingga 2016, tampil dalam 238 pertandingan resmi. Selama periode tersebut, ia mengoleksi delapan trofi bergengsi: dua Liga Champions Eropa, satu Piala Dunia Antarklub, satu Piala Super UEFA, satu gelar La Liga, dua Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol.
Kiprah Arbeloa di tim nasional Spanyol juga tak kalah gemilang. Ia merupakan bagian penting dari timnas yang mencatat sejarah, memenangkan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan dua Kejuaraan Eropa (2008 dan 2012). Arbeloa total mengumpulkan 56 caps untuk negaranya.
Konteks Performa Tim dan Komentar Terakhir Alonso
Di Liga Spanyol, Real Madrid saat ini tertinggal empat poin dari Barcelona yang memuncaki klasemen setelah 19 pertandingan. Sementara itu, di Liga Champions, Los Blancos juga tampil solid dengan memenangkan empat dari enam laga di babak grup, menunjukkan performa yang cukup meyakinkan.
Berbicara setelah kekalahan 2-3 dari Barcelona pada Minggu, Alonso tampaknya tidak menyadari bahwa kepergiannya akan datang kurang dari setahun dari kontrak tiga tahunnya. “Kami harus segera bangkit,” kata Alonso saat ditanya bagaimana timnya akan bereaksi terhadap kekalahan tersebut. “Ini adalah kompetisi yang paling tidak penting dari semua yang kami mainkan. Kami harus menatap ke depan, berusaha memulihkan pemain [dari cedera], mengembalikan moral kami, dan terus melangkah.”
Penunjukan Arbeloa yang cepat ini diharapkan dapat membawa angin segar dan stabilitas bagi Real Madrid di tengah persaingan ketat La Liga dan Liga Champions.
(SA/GN)
sumber : www.mirror.co.uk
Leave a comment