Mourinho Kembali ke Real Madrid, Pertemuan Terakhir dengan Pérez Segera Digelar
José Mourinho dikabarkan akan kembali menjadi manajer Real Madrid setelah kesepakatan antara kedua belah pihak berada di tahap akhir. Pelatih asal Portugal ini diperkirakan akan menandatangani kontrak resmi pada pekan depan.
Perubahan di Kursi Pelatih
Setelah Álvaro Arbeloa gagal membawa Los Blancos meraih trofi di musim 2025-26, kursi pelatih di Santiago Bernabéu memang perlu diisi oleh sosok baru. Beberapa nama seperti Jürgen Klopp, Didier Deschamps, dan Mauricio Pochettino sempat muncul sebagai kandidat. Namun, Mourinho tiba-tiba menjadi yang terdepan untuk mengambil alih posisi tersebut.
Pertemuan dengan Pérez
Sebuah laporan mengungkapkan bahwa Mourinho akan bertemu dengan presiden klub, Florentino Pérez, dalam beberapa hari mendatang untuk membahas detail akhir dari kepulangannya ke Bernabéu. Manajer asal Portugal itu juga telah memberi tahu orang-orang di Benfica bahwa dirinya akan pergi.
Pertemuan ini bertepatan dengan adanya klausul pemutusan kontrak senilai €3 juta yang bisa diaktifkan hingga 10 hari setelah pertandingan terakhir musim 2025-26, yang akan dilaksanakan Sabtu ini, saat Benfica menghadapi Estoril.
Mourinho Menanggapi Isu di Real Madrid
Di tengah persiapan perpisahannya, Mourinho masih harus fokus pada pertandingan terakhir timnya. Dalam konferensi pers pra-pertandingan pada hari Jumat, dia ditanya mengenai insiden terkini di Bernabéu, di mana Kylian Mbappé melontarkan kritik kepada Arbeloa setelah kemenangan 2-0 atas Real Oviedo, menyebut sang pelatih menganggapnya sebagai “penyerang pilihan keempat”.
Mbappé mengklaim bahwa dia seharusnya bisa bermain lebih banyak, namun hanya diturunkan selama 21 menit dalam pertandingan tersebut. Dia juga menyatakan preferensinya terhadap kebijakan pelatih sebelumnya, Xabi Alonso, yang semakin memperdalam ketegangan di ruang ganti—situasi yang harus diatasi Mourinho jika kembali.
Komentar Mourinho tentang Arbeloa
“Ini membuat saya sedih karena Arbeloa adalah teman. Dia salah satu yang memberikan jiwa dan nyawa saat menjadi pemain saya. Hubungan kami kini semakin kuat, terutama setelah dia menjadi manajer Real Madrid,” ujar Mourinho menjelaskan hubungan yang terjalin dengan Arbeloa.
“Saya berharap segalanya berjalan baik untuknya. Menjadi pemain selalu lebih mudah daripada menjadi manajer. Dia mampu meraih kemenangan kemarin dan saya yakin dia bahagia.”
Reaksi Arbeloa mengenai Kedatangan Mourinho
Arbeloa, yang saat ini dalam posisi sulit menjelang pemecatannya, tetap tenang ketika ditanya tentang situasi di timnya serta potensi kedatangan Mourinho. “Hari ketika klub membuat keputusan tentang pelatih musim depan akan dilakukan ketika mereka anggap tepat,” ungkapnya.
“Bagi saya, sebagai pemain dan penggemar Real Madrid, Mourinho adalah yang terbaik. Saya berpikir demikian sebulan yang lalu, dan saya masih berpikir. Jika dia kembali musim depan, saya akan sangat senang melihat dia kembali ke rumah.”
Apapun yang terjadi, Mourinho menghadapi tantangan berat untuk menyatukan kembali tim dan meraih trofi besar dengan bintang-bintang seperti Mbappé dan Vinicius Junior yang kini memimpin serangan.
(SA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment