Kesalahan Medis Real Madrid Terkait Kylian Mbappé
Saat ini perhatian tertuju pada departemen medis Real Madrid setelah isu mengenai cedera lutut Kylian Mbappé muncul. RMC Sport melaporkan bahwa klub La Liga tersebut melakukan tes pada lutut yang salah.
Masalah Cedera yang Berlarut-larut
Kylian Mbappé mengalami masalah cedera sejak bulan Desember, dan baru sekarang, pada bulan Maret, masalah tersebut tampak teratasi setelah pengobatan di Paris. Meski begitu, Mbappé membantah bahwa Real Madrid melakukan tes pada kaki yang salah, namun ia mengakui merasakan “frustrasi, kemarahan, dan kekhawatiran” terkait masalah ini.
Perubahan dalam Penanganan Medis
Setelah menjalani pengobatan di Paris, Mbappé menghubungi Florentino Pérez untuk menginformasikan bahwa ia tidak akan lagi dirawat oleh staf medis Real Madrid. Sebaliknya, ia memilih untuk ditangani oleh Christophe Baudot, dokter yang juga pernah menangani Mbappé ketika di PSG. L’Équipe juga melaporkan adanya ketidakpercayaan pemain Real Madrid terhadap departemen medis mereka, yang sudah berlangsung selama beberapa tahun.
Kejadian Serupa pada Eduardo Camavinga
Dalam laporan yang sama, L’Équipe mengungkap bahwa kesalahan yang serupa juga terjadi pada Eduardo Camavinga. Pemain asal Prancis tersebut mengalami cedera pergelangan kaki pada awal Desember, dan MRI dilakukan pada kaki yang salah. Akibatnya, Camavinga sempat kembali ke bangku cadangan hanya beberapa hari setelahnya, namun kemudian harus absen lagi selama dua minggu.
Dampak terhadap Tim
Kasus ini menciptakan ketidakpastian di tubuh Real Madrid, yang tidak hanya mempengaruhi Mbappé dan Camavinga, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan pemain lain terhadap sistem perawatan yang ada. Hal ini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan medis klub agar kondisi serupa tidak terulang di masa depan.
(SA/GN)
sumber : getfootballnewsspain.com
Leave a comment