Real Madrid Kirim Dossier ke UEFA Terkait Kasus Negreira
Real Madrid kembali mengejutkan publik dengan konfirmasi bahwa mereka telah mengirim dossier ke UEFA, menuduh adanya korupsi wasit yang melibatkan pembayaran Barcelona kepada Jose Maria Enriquez Negreira. Total pembayaran mencapai €8,4 juta selama 17 tahun dari 2001 hingga 2018 kepada mantan wakil presiden Komite Teknik Wasit tersebut.
Florentino Perez, Presiden Real Madrid, sebelumnya mengklaim bahwa kasus ini telah merugikan klubnya secara signifikan, bahkan menyatakan bahwa dia bisa mengantongi 14 gelar La Liga, bukan tujuh, jika tidak ada keputusan wasit yang merugikan. Perez menyebut bahwa tujuh gelar tersebut “dicuri” dari Madrid.
Daftar Gelar yang “Diciptakan”
Perez mencatat tujuh gelar liga yang dianggap hilang akibat keputusan wasit yang cacat. Berikut adalah rincian gelar yang dimaksud:
- 2004-05: Barcelona menang dengan selisih empat poin, di mana Madrid menyoroti distribusi penalti yang tidak seimbang, Barcelona mendapatkan 10 penalti sementara Madrid hanya 5.
- 2009-10: Real Madrid meraih 96 poin di bawah pelatih Manuel Pellegrini, namun tetap tertinggal di belakang Barcelona yang meraih 99 poin, dengan Madrid kehilangan poin krusial di beberapa stadion.
- 2010-11: Dalam tantangan gelar pertama Jose Mourinho, Madrid akhir musim dengan 92 poin, di bawah Barcelona yang meraih 96 poin. Madrid menyoroti penilaian kartu dan kesalahan wasit dalam laga El Clasico.
- 2014-15: Di bawah Cristiano Ronaldo, Madrid kalah dua poin dari Barcelona, dengan dua kekalahan derby atas Atletico Madrid menjadi faktor kunci.
- 2015-16: Musim pertama Zinedine Zidane diputuskan hanya dengan selisih satu poin, dengan Madrid mengklaim Barcelona mendapatkan 19 penalti dibandingkan dengan sembilan penalti untuk mereka.
- 2020-21: Gelar yang diraih di tengah pandemi ini dianggap dipengaruhi keputusan penalti yang kontroversial dan ketidakpuasan dalam derby Madrid.
- 2024-25: Madrid menyebutkan tiga keputusan wasit yang merugikan mereka yang menghapus keunggulan tujuh poin atas Barcelona.
Barcelona secara konsisten membantah tuduhan terkait skandal Negreira dan baru-baru ini dinyatakan bebas dari tuduhan suap oleh Badan Pajak Spanyol. Namun, Perez tetap bersikeras untuk terus melanjutkan perjuangan ini.
Dari pernyataan dan tindakan yang diambil oleh kedua klub, jelas bahwa rivalitas mereka tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga kini merambah ke ranah hukum dan administrasi. Ini tentunya akan mengangkat tensi dalam persaingan keduanya di La Liga ke tingkat yang baru.
(SA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment