Badai di Bernabeu! Xabi Alonso Dipecat Real Madrid Usai Ditekuk Barcelona di Piala Super Spanyol
MADRID – Gempa melanda markas Real Madrid kurang dari 24 jam setelah kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Pelatih Xabi Alonso secara resmi telah dipecat dari jabatannya. Kekalahan dalam El Clasico yang krusial itu menjadi puncak dari tekanan yang terus meningkat terhadap pelatih berusia 44 tahun tersebut.
Kabar mengenai keretakan hubungan dengan beberapa pemain telah santer terdengar dalam beberapa minggu terakhir, dan hasil buruk di Riyadh akhirnya menjadi keputusan akhir bagi dewan direksi di Bernabeu.
Real Madrid mengumumkan bahwa Alonso, yang pernah mencatatkan 236 penampilan untuk Los Blancos sebagai pemain, meninggalkan klub ‘atas kesepakatan bersama.
Konteks Pemecatan: Tekanan dan Ruang Ganti yang Memanas
Kepergian Xabi Alonso datang setelah periode yang penuh gejolak. Meskipun Alonso berhasil membawa Real Madrid meraih 13 kemenangan dari 14 pertandingan domestik pertamanya – dengan satu-satunya kekalahan telak datang dari Atletico Madrid – namun momentum itu tidak bertahan lama.
Titik balik yang signifikan terjadi dengan kekalahan di Liga Champions dari Liverpool pada awal November. Sejak saat itu, performa Madrid menurun drastis, hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan, yang secara signifikan meningkatkan tekanan pada Alonso.
Rumor mengenai perpecahan di kompleks latihan Madrid juga tidak membantu sang legenda klub. Beberapa media Spanyol melaporkan bahwa hingga lima pemain dikabarkan tidak senang dengan metode kepelatihannya.
Thibaut Courtois, Jude Bellingham, dan Vinicius Jr disebut-sebut memiliki kekhawatiran tentang taktik Alonso, khususnya mengenai desakannya untuk bermain dari belakang. Vinicius Jr, secara khusus, tampak kurang senang di bawah rezim Alonso. Setelah diganti dalam El Clasico di akhir Oktober, ia tidak segan melampiaskan rasa frustrasinya. Pemain Brasil itu kemudian mengeluarkan permintaan maaf publik kepada ‘rekan setimnya, klub, dan presidennya’, namun hal itu gagal meredakan spekulasi bahwa Alonso telah kehilangan kendali ruang ganti.
Kapten klub, Fede Valverde, juga dikabarkan meragukan metode Alonso. Ia bahkan harus membantah spekulasi bahwa ia menolak bermain dalam pertandingan Liga Champions melawan Kairat Almaty pada Oktober. Hal ini terjadi setelah Alonso menempatkan pemain Uruguay itu sebagai bek kanan karena absennya Trent Alexander-Arnold dan Dani Carvajal, dengan Valverde dengan tegas menyatakan ‘Saya tidak dilahirkan untuk bermain bek kanan’ sebelum pertandingan Eropa tersebut.
Meskipun Alonso sempat membawa perubahan singkat dalam keberuntungan selama periode perayaan, dengan Los Blancos memenangkan lima pertandingan berturut-turut, namun peningkatan performa itu tidak cukup untuk meyakinkan hierarki di Bernabeu untuk mempertahankan pelatih mereka.
Alvaro Arbeloa Ditunjuk Sebagai Pengganti
Tidak membuang waktu, Real Madrid langsung menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pengganti Alonso. Mantan bek kanan berusia 42 tahun itu, yang juga pernah bermain bersama Alonso di Liverpool, telah bekerja dengan akademi Madrid sejak 2020 dan dipromosikan melatih Castilla, tim B klub, pada musim panas lalu.
Real Madrid CF mengumumkan bahwa, “Alvaro Arbeloa adalah pelatih tim utama yang baru.” Sebuah pengumuman yang dirilis hanya beberapa menit setelah berita pemecatan Alonso tersebar.
Pernyataan Resmi Klub dan Penghargaan untuk Alonso
Dalam pernyataannya, Real Madrid CF mengatakan: “Real Madrid CF mengumumkan bahwa, atas kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri waktunya sebagai pelatih tim utama.”
“Xabi Alonso akan selalu memiliki kasih sayang dan kekaguman dari semua penggemar Madrid karena dia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya.”
“Klub kami berterima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh tim teknisnya atas kerja dan dedikasi mereka selama ini, dan mendoakan yang terbaik bagi mereka dalam tahap baru kehidupan mereka.”
Dampak dan Laga Perdana Arbeloa
Alonso meninggalkan Madrid yang saat ini tertinggal empat poin dari rival abadi Barcelona di liga. Di final Piala Super Spanyol pada Minggu malam, Barcelona menang berkat brace dari Raphinha dan gol berkelas dari Robert Lewandowski. Gol-gol Los Blancos dicetak oleh Gonzalo Garcia dan Vinicius Jr, namun itu tidak cukup, meskipun gelandang Barca Frenkie de Jong diusir keluar lapangan di menit-menit akhir.
Alvaro Arbeloa, peraih Piala Dunia bersama Spanyol, akan segera menghadapi tantangan pertamanya. Laga debutnya di pinggir lapangan akan berlangsung melawan Levante di Santiago Bernabeu pada Sabtu ini. Sementara itu, Xabi Alonso diperkirakan akan segera dikaitkan dengan kembalinya ke Premier League dalam beberapa bulan mendatang.
(SA/GN)
sumber : www.dailymail.co.uk
Leave a comment