Elche Kalahkan Atlético Madrid 3-2 di LaLiga
Elche berhasil meraih kemenangan penting dengan skor 3-2 atas Atlético Madrid di Estadio Martínez Valero. Pertandingan ini berlangsung sengit dan dipengaruhi oleh kartu merah yang diberikan di awal serta gol penentu yang terlambat. Elche menguasai 72% penguasaan bola dan menghasilkan 2.67 xG, sedangkan Atlético Madrid hanya mencatatkan 1.01 xG. Meskipun Atlético bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-30, mereka tetap memberikan perlawanan yang cukup kuat.
Jalannya Pertandingan
Atlético Madrid membuka skor lebih dulu melalui Nicolás González pada menit ke-10. Elche membalas delapan menit kemudian lewat gol dari David Affengruber. Namun, Thiago Almada mendapat kartu merah karena melanggar pemain lawan yang sedang berhadapan dengan gawang pada menit ke-30, dan Andre Silva berhasil mengeksekusi penalti pada menit ke-33. González kembali mencetak gol hanya selang satu menit setelahnya, sehingga skor menjadi 2-2 saat turun minum setelah tambahan waktu enam menit.
Perubahan di Babak Kedua
Di babak kedua, Elche tetap mendominasi permainan dan menguasai jumlah tendangan sudut dengan 13 berbanding 3. Dalam hal jumlah tembakan di area penalti, Elche unggul 10-2. Pelatih Atlético, Diego Simeone, mencoba mengganti ritme permainan dengan memasukkan Antoine Griezmann, Pablo Barrios, dan Giuliano Simeone, sedangkan Elche juga memperkuat lini serang dengan Josan, Lucas Cepeda, dan Álvaro Rodríguez.
Gol penentu datang pada menit ke-75. Affengruber kembali berperan dengan memberikan umpan cerdas ke dalam kotak, dan Andre Silva mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Meskipun wasit menambahkan tiga menit waktu tambahan, Elche berhasil mengendalikan permainan dan menjaga keunggulan untuk meraih tiga poin penuh.
Statistik yang Menarik
- Penguasaan Bola: Elche 72% – 28% Atlético
- xG: Elche 2.67 – 1.01 Atlético
- Total Tembakan: 14 – 6, dengan 6 tepat sasaran untuk Elche
- Peluang Besar: 7 untuk Elche vs 2 untuk Atlético, meskipun Elche juga melewatkan empat peluang
- Umipan: 33 umpan silang dari Elche, hanya 5 yang tepat sasaran; Atlético tidak ada dari 6 umpan silang
Dalam hal pertahanan, Atlético harus bekerja keras dengan melakukan 36 kali clearance dan lebih banyak melakukan tekel, tetapi volume peluang di area akhir Elche yang berbicara. Elche tercatat melakukan 654 operan dibandingkan 259 operan Atlético dan memasuki area final 76 kali.
Pemain Unggulan
David Affengruber menjadi pemain terbaik dengan rating Sofascore 9.7. Ia mencetak gol, memberikan assist, serta menyelesaikan 95 dari 107 operan. Andre Silva menyelesaikan pertandingan dengan dua gol dari tiga tembakan untuk rating 7.7 dan menjadi eksekutor penalti penting.
Untuk Atlético, Nicolás González mendapatkan rating 9.3 setelah mencetak dua gol dan melakukan tiga tembakan. Jan Oblak membuat empat penyelamatan tetapi tetap sibuk sepanjang pertandingan dengan rating 6. Aleix Febas tampil solid di lini tengah Elche dengan rating 7.6, sementara Germán Valera menciptakan empat peluang besar dari sisi sayap. Kartu merah untuk Almada menjadi titik balik dan ia mendapat rating 4.5.
Kekacauan di Babak Pertama dan Kontrol di Babak Kedua
Babak pertama dipenuhi dengan aksi. Gol-gol tercipta pada menit ke-10, 18, 33 dan 34, disertai dengan kartu merah pada menit ke-30. Terdapat dua kartu kuning untuk Atlético dan dua kartu kuning tercepat untuk Elche menjelang akhir babak. VAR bahkan melakukan tinjauan pada potensi gol Atlético di menit ke-36.
Setelah jeda, struktur permainan Elche semakin kuat dan tekanan dari set piece semakin intens. Mereka unggul dalam duel udara 20-10 dan tercatat 29 sentuhan di area penalti dibandingkan hanya 8 untuk Atlético. Hal ini membuat gol Silva di menit ke-75 terasa seperti sebuah kepastian b bukan sekadar keberuntungan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai statistik dan pergerakan pemain, bisa dilihat di platform Sofascore.
(SA/GN)
sumber : www.sofascore.com
Leave a comment