Real Madrid Lolos ke Perempat Final Liga Champions
Real Madrid memastikan tempat di perempat final Liga Champions setelah mengalahkan Manchester City 2-1 di Etihad Stadium, dengan agregat 5-1. Meskipun City harus bermain dengan sepuluh orang setelah kartu merah Bernardo Silva, mereka menunjukkan perlawanan kuat, terutama di babak kedua.
Jalannya Pertandingan
Dalam pertandingan ini, Arda Güler tampil sebagai pengumpan progresif terbaik dengan 16 operan maju, dua di antaranya merupakan umpan kunci. Ia mencatatkan 70 sentuhan, menduduki posisi kelima secara keseluruhan, dan menorehkan akurasi umpan jarak jauh sebesar 45,5%, yang menempatkannya di urutan keempat. Güler juga memimpin dalam tingkat xT (expected threat) dengan angka 1,277, mencerminkan kemampuannya untuk terus memindahkan bola ke posisi berbahaya. Selain itu, ia berhasil merebut empat bola, menunjukkan kontribusinya dalam pertahanan juga.
Statistik Pemain
Dean Huijsen menjadi pemain yang paling aktif di lapangan dengan mencatatkan 101 sentuhan, angka tertinggi di antara kedua tim. Sebagai bek muda, ia juga meraih posisi kedua dalam operan progresif dengan 11 operan, serta memiliki tingkat keberhasilan umpan sebesar 94,4%. Huijsen meraih tingkat xT sebesar 1,073, angka yang mengesankan untuk posisi bek, ditambah satu percobaan dribble.
Jérémy Doku menjadi penampil terbaik di kubu City dan merupakan pemain penyerang yang paling langsung. Ia mencatatkan lima umpan kunci dan tujuh dribble berhasil, lebih banyak dari seluruh skuad Real Madrid. Doku meraih 61 sentuhan, dengan 47 di zona akhir, hanya kalah dari rekannya Rayan Cherki, dan memiliki xT terkecil timnya sebesar 0,947. Meskipun hasilnya tidak memuaskan, Doku berusaha semaksimal mungkin di lini depan.
Rayan Cherki dinilai sebagai pengangkut bola terkomplet pada pertandingan ini dengan 18 pengangkutan progresif dan 91 sentuhan, mencatatkan 50 sentuhan di zona akhir—terbanyak di antara semua pemain. Trent Alexander-Arnold memiliki tingkat keberhasilan umpan panjang tertinggi di angka 60% dan meraih xT sebesar 1,103, kontribusi yang sangat baik dari seorang pemain dengan peran yang lebih disiplin. Aurélien Tchouaméni juga berperan penting bagi Madrid, dengan xT sebesar 1,136, sembilan operan progresif, delapan pengangkutan, dan enam perolehan bola—menunjukkan performa yang seimbang.
Dampak Hasil
Kemenangan ini mengukuhkan dominasi Real Madrid di kompetisi Eropa. Dengan lolos ke perempat final, mereka menunjukkan kualitas tim yang lebih matang dan mampu menghadapi tekanan, sekaligus menjadi sinyal untuk tim lain di Liga Champions bahwa mereka tetap menjadi kandidat kuat untuk meraih trofi.
(SA/GN)
sumber : www.managingmadrid.com
Leave a comment