Malapetaka di Estadio Metropolitano Memicu Kontroversi
Malam yang penuh kontroversi di Estadio Metropolitano, markas Atlético Madrid, kembali menjadi perbincangan hangat di Inggris. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, serta media tabloid dan analis sepak bola mencurahkan kritik tajam terhadap performa wasit Danny Makkelie, terutama terkait dengan keputusan penalti yang pertama kali diberikan kepada Eberechi Eze, tetapi kemudian dibatalkan. Insiden ini, yang disatakan Arteta bisa “mengubah arah pertandingan dan ketegangan,” menempati posisi utama dalam diskusi pascapertandingan.
Rice Berpotensi Dikenakan Sanksi UEFA
Menurut laporan dari The Times, “Declan Rice berisiko mendapat sanksi dari UEFA” setelah menyatakan bahwa “suporter Atlético Madrid mempengaruhi keputusan untuk membatalkan penalti” yang diberikan kepada Arsenal di leg pertama semifinal Liga Champions. Sementara mantan pemain seperti Steve McManaman dan Martin Keown menyoroti sikap Diego Simeone selama tinjauan VAR, Rice mengarahkan kritiknya pada suasana di dalam stadion.
‘Saya rasa suporter provokasi keputusan dan mengubah pikiran wasit… Jika di Premier League, itu tidak mungkin diberikan.’
Komentar Rice Mengenai Pengaruh Suporter
Dalam wawancaranya bersama Stan Sport, Rice menyatakan: “UEFA sangat berbeda. Di kedua area penalti, Anda harus sangat berhati-hati karena mereka memberikan segalanya. Penalti kedua, untuk Eze, jelas sangat pantas diberikan. Saya tidak mengerti bagaimana itu bisa tidak diberikan. Saya rasa suporter memprovokasi keputusan dan mengubah pikiran wasit.”
Arteta juga mengungkapkan bahwa standar kepemimpinan dalam Liga Champions sangat berbeda dibandingkan dengan Premier League. Namun, Rice menambahkan bahwa kehadiran hampir 70.000 penonton di stadion Atlético Madrid berdampak langsung terhadap keputusan wasit Danny Makkelie untuk membatalkan penalti.
Rice menambahkan, “Di Liga Champions, wasit sangat cepat dalam membuat keputusan dan meniup peluit. Saya merasa Anda lebih sering dihukum dalam kompetisi Eropa.”
UEFA Akan Tinjau Komentar Rice
UEFA berencana untuk memeriksa laporan wasit sebelum memutuskan apakah pernyataan Rice meragukan integritas petugas pertandingan. Masih belum diketahui berapa lama proses ini akan berlangsung atau apakah akan berdampak pada kompetisi musim ini.
Saat ini, Rice kemungkinan tidak akan absen pada leg kedua di Emirates Stadium yang dijadwalkan pada hari Selasa depan. Namun, Arsenal dan Arteta sudah menyadari bahwa tindakan disiplin lebih lanjut bisa membahayakan salah satu pemain terpenting mereka.
Gyökeres Juga Mengomentari Keputusan Wasit
Rice bukanlah satu-satunya pemain Arsenal yang berbicara setelah pertandingan. Viktor Gyökeres juga menyoroti kinerja wasit dalam komentarnya kepada TNT Sports.
“Saya tidak melihat kedua penalti itu, jadi sulit untuk menilai, tetapi itulah sepak bola. Saya tidak tahu mengapa penalti kedua tidak diberikan, sepertinya ada kontak, tetapi itu keputusan wasit.”
Selain membahas penurunan performa Arsenal di babak kedua, frustrasi terhadap kinerja wasit jelas masih menghantui klub London ini, dengan kemarahan yang kian meningkat terhadap keputusan kunci yang diambil oleh Makkelie.
(LC/GN)
sumber : en.as.com
Leave a comment