LeBron James Kenakan Nike LeBron 23 “Closing Ceremony” di Game 3
LeBron James mengenakan sepatu Nike LeBron 23 “Closing Ceremony” saat menghadapi Thunder dalam Game 3 semalam. Sayangnya, Lakers mengalami kekalahan, membuat mereka tertinggal 0-3 dalam seri ini. Pemilihan sepatu ini pun memunculkan berbagai reaksi di kalangan penggemar.
Makna di Balik Nama “Closing Ceremony”
Nama “Closing Ceremony” menjadi semakin menonjol, terutama dalam konteks kekalahan yang dialami Lakers. Nama ini memberi kesan mendalam, apalagi saat tim dalam posisi terdesak. Dengan peluang untuk tereliminasi semakin dekat, banyak yang menginterpretasikan pemilihan nama ini sebagai pesan dari LeBron.
Desain dan Estetika Sepatu
Desain sepatu ini terinspirasi dari KITH x Nike LeBron 15 yang dikenakan LeBron saat NBA All-Star Game 2018. Sepatu tersebut dikenal dengan bordiran bunga yang rumit. Versi LeBron 23 ini mengadopsi konsep yang sama dengan bordiran mawar dan detail emas pada dasar hitam yang menarik perhatian.
Sepatu ini menunjukkan kerajinan yang luar biasa, terutama saat dilihat dari dekat. Namun, pemilihan waktu, situasi seri, dan keputusan LeBron untuk mengenakan sepatu ini menambah cerita yang menarik untuk diperhatikan.
Peluang Lakers di Playoff
Sejarah mencatat bahwa tidak ada tim yang pernah berhasil bangkit dari posisi 3-0 dalam playoff NBA. Saat ini, Lakers menghadapi tantangan besar. LeBron, yang sudah berusia 41 tahun, tetap berada di lapangan bersaing. Apapun hasilnya di Game 4, sepatu “Closing Ceremony” ini akan menjadi bagian dari momen bersejarah bagi tim.
Detail Nike LeBron 23 “Closing Ceremony”
Nike LeBron 23 “Closing Ceremony” mengambil inspirasi dari desain KITH x Nike LeBron 15 yang dikenakan LeBron pada NBA All-Star Game 2018 di Los Angeles. Pada pasangan sebelumnya, terdapat bordiran bunga yang rumit di bagian atas hitam, dengan mawar dan detail daun hijau yang menghiasi sebagian besar panel mesh sepatu.
Versi LeBron 23 ini menghadirkan kembali patchwork bordiran tersebut dengan siluet yang lebih modern. Rosa merah dan ornamen emas terletak di atas dasar hitam, disertai panel kulit halus di bagian jari kaki dan tumit.
Perpaduan antara bordiran yang indah dan bagian kulit yang bersih menjadikan sepatu ini sangat menarik secara visual. Nama “Closing Ceremony” tentu sudah membawa makna yang berat, dan kini menjadi jauh lebih berarti dalam konteks yang dihadapi Lakers saat ini.
(BA/GN)
sumber : www.hotnewhiphop.com
Leave a comment