Final UEFA Champions League 2025-26 di Budapest Dapat Pujian dari Presiden UEFA
GENEVA, 3 JUN (IANS): Aleksander Ceferin, Presiden UEFA, memberikan penghargaan kepada Hungary atas penyelenggaraan final UEFA Champions League 2025-26, menekankan bahwa kesuksesan acara di Budapest bukanlah kebetulan. Dalam surat yang dipublikasikan di situs resmi Federasi Sepak Bola Hungaria dan ditujukan kepada Presiden Federasi Sandor Csanyi, Ceferin menyatakan bahwa menjadi tuan rumah final Champions League adalah “salah satu tanggung jawab terbesar dalam sepak bola dunia.”
Kesuksesan yang Diberoleh Dari Kerja Keras
Ceferin menekankan bahwa keberhasilan yang dirasakan di Budapest adalah hasil dari bertahun-tahun kerja keras, dedikasi yang tiada henti, dan persiapan yang matang. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Hungaria, tim penyelenggara, dan semua pihak yang terlibat dalam mempersiapkan acara tersebut. Menurutnya, final ini mencerminkan persatuan, semangat, dan persahabatan yang menjadi inti dari sepak bola.
Puskas Arena Sebagai Arena yang Layak
Budapest, lanjutnya, menyediakan tempat yang luar biasa bagi final tersebut. Puskas Arena, yang memiliki fasilitas bertaraf dunia, menjadi panggung yang tepat untuk kompetisi klub terbesar di Eropa serta simbol perkembangan sepak bola Hungaria dalam beberapa tahun terakhir.
Detail Pertandingan
Final UEFA Champions League berlangsung di Budapest pada 30 Mei, di mana Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar setelah mengalahkan Arsenal, juara Liga Premier Inggris, melalui adu penalti 5-4. Dengan kemenangan ini, PSG mencatatkan sejarah sebagai klub Prancis pertama yang meraih gelar Champions League dua kali berturut-turut, dan menjadi klub Eropa kedua yang mencapai prestasi tersebut.
Statistik Mengesankan PSG
PSG kini mengoleksi total 60 trofi sejak didirikan, dengan 42 di antaranya diraih setelah kedatangan Qatar Sports Investments pada tahun 2011. Selain sudah dinyatakan sebagai juara Prancis untuk kelima kalinya berturut-turut, PSG juga menjadi tim kedua di abad ke-21 yang mencapai dua final Champions League berturut-turut sambil menjuarai liga domestik, mengikuti jejak Manchester United pada 2008-09.
Performa Luis Enrique
Di bawah bimbingan Luis Enrique, yang kini menjadi pelatih tergres sukses dalam sejarah klub dengan 12 trofi, PSG menunjukkan performa mencolok di kompetisi Eropa, mencetak 45 gol di UEFA Champions League, dengan rata-rata 2,8 gol per pertandingan. Hanya FC Barcelona pada edisi 1999-2000 yang memiliki catatan lebih baik dengan jumlah gol yang sama.
Dampak Kesuksesan PSG
Kesuksesan ini tidak hanya mempertegas dominasi PSG di sepak bola Prancis, tetapi juga meningkatkan reputasi klub di pentas Eropa. Dengan pencapaian ini, PSG semakin dijagokan untuk tetap bersaing di level tertinggi, baik di domestik maupun Eropa.
(LC/GN)
sumber : nagalandpost.com
Leave a comment