Gabriel Tanggapi Penalti yang Tidak Berhasil di Final Liga Champions
Pemain belakang Arsenal dan tim nasional Brasil, Gabriel, refleksikan momen mengecewakan setelah gagal menendang penalti di final Liga Champions melawan PSG.
Missed penalty Gabriel menjadi kunci ketika PSG keluar sebagai pemenang usai hasil imbang 1-1 di waktu normal, menghalangi Arsenal meraih gelar ganda setelah sebelumnya berhasil memenangkan titel Premier League.
Fokus pada Hal Positif
Meski situasi yang dihadapi tidak mudah, Gabriel tetap berusaha melihat sisi positif. Ia mengungkapkan:
“Saya tidak bisa mengeluh. Musim ini sangat baik bagi saya di Arsenal. Kami berhasil meraih (gelar Premier League) setelah 22 tahun dan melangkah ke final Liga Champions.”
“Ketika harus mengeksekusi penalti, ada konsekuensinya, tapi saya sangat senang berada di sini dan mewakili negara saya.”
Apresiasi untuk Marquinhos
Gabriel juga mengucapkan terima kasih kepada rekan setim Brasil, Marquinhos, yang bermain untuk PSG, yang datang memberikan dukungan setelah kegagalan tersebut.
“Itu adalah momen sedih bagi saya. Hal pertama yang dilakukannya adalah memberi saya pelukan bukan merayakan. Dia memberikan semua dukungannya,” ujar Gabriel.
“Saya sudah bersama dia di tim nasional selama dua atau tiga tahun, dan saya belajar setiap hari saat bersamanya. Saya sangat mengagumi dia sebagai pribadi dan pemain. Rasa kasih saya padanya semakin besar setelah final Liga Champions.”
Gabriel menunjukkan sikap profesional dan ketenangan meskipun harus menghadapi situasi yang sulit. Keberhasilan Arsenal di Premier League dan semangat tim nasional Brasil tetap menjadi sorotan positif dalam perjalanan kariernya.
(LC/GN)
sumber : hayters.com
Leave a comment