Enzo Maresca Siap Menjabat Manajer Baru Manchester City
Manchester City masih menunggu kepastian terkait siapa yang akan menggantikan Pep Guardiola setelah kepergiannya di akhir musim lalu. Guardiola, yang telah menjadi legenda di Etihad Stadium, kini namanya menghiasi North Stand yang baru diperluas.
Namun, dalam dunia sepak bola yang selalu bergerak cepat, City sudah mulai memikirkan pelatih baru. Enzo Maresca, mantan asisten Guardiola dan pelatih Chelsea, menjadi kandidat favorit. Diketahui bahwa Maresca bersedia untuk mengambil alih posisi yang ditinggalkan oleh rekan senegaranya tersebut.
Negosiasi antara Maresca dan Chelsea berjalan terus, sehingga menjadi sedikit kendala bagi City. Meskipun demikian, Maresca diharapkan segera diumumkan sebagai pelatih baru, dan saat itu tiba, dia akan mengetahui jadwal pertandingan yang menantinya ketika musim dimulai pada bulan Agustus.
Awal Impian yang Menjanjikan
Seperti pepatah yang sering terdengar, tidak ada pertandingan yang mudah di Premier League. Musim lalu, tim yang kurang diperhitungkan berhasil mencuri poin dari klub-klub besar, meskipun terlihat ada perbedaan kualitas yang jelas. Namun, Maresca akan menerima jadwal awal yang cukup menguntungkan. Tiga pertandingan pembuka seharusnya mendatangkan setidaknya tujuh poin bagi City.
Partai pembuka akan digelar di Etihad Stadium menghadapi Bournemouth, yang menjadi kesempatan City untuk menunjukkan taji di kandang. Atmosfer di pertandingan ini diharapkan akan sangat meriah, dan City difavoritkan untuk meraih hasil positif meskipun Bournemouth memiliki kemampuan untuk memberikan kejutan.
Setelah itu, City akan bertandang ke Crystal Palace, di mana mereka diharapkan dapat memanfaatkan ketidakpastian tim tuan rumah yang juga akan mengawali musim dengan pelatih baru.
Pertandingan ketiga di Etihad melawan Coventry, tim yang baru dipromosikan, seharusnya menjadi peluang baik untuk menjaga semangat tim tetap tinggi.
Derby Manchester Sebagai Tantangan Awal
Meskipun memperhatikan jadwal awal yang menguntungkan, tantangan besar sudah menanti di matchday keempat. City akan bertandang ke Old Trafford, menghadapi Manchester United yang berambisi untuk meraih kemenangan setelah mengalahkan City di pertemuan sebelumnya.
Kekalahan dalam derby ini dapat menjadi kendala bagi Maresca di awal kepemimpinannya, sementara kemenangan akan memicu optimisme di dalam tim dan para pendukung.
Jadwal Menantang di Liga Champions
Setelah rangkaian delapan laga Liga Champions, City akan berhadapan dengan beberapa lawan berat. Pertandingan sulit menghadapi tim seperti Manchester United, Aston Villa, Chelsea, dan dua laga melawan Arsenal akan menjadi tantangan saat memasuki fase krusial kompetisi Eropa.
Maresca menyadari pentingnya skuad yang kuat, karena tuntutan dari Liga Champions dapat membuat pekan-pekan mendatang menjadi berat bagi tim.
Keunikan Jadwal Pertandingan
Salah satu yang menarik dari jadwal adalah Manchester City tidak akan menghadapi tim-tim besar lain seperti Arsenal, Chelsea, dan Liverpool di kandang hingga bulan Desember. Ini bisa menjadi keuntungan saat persaingan gelar semakin ketat, terutama saat menghadapi Liverpool pada 8 Mei yang mungkin akan berpengaruh besar terhadap titel juara.
Perubahan Besar di Premier League
Semua klub Premier League, termasuk City, juga harus menghadapi jeda internasional besar di awal musim. Setelah pertandingan kelima melawan Sunderland pada 19 September, City harus menunggu hampir sebulan sebelum bertandang ke Liverpool pada 10 Oktober.
Jeda ini merupakan hasil penggabungan dua jeda internasional bulan September dan Oktober untuk mengurangi gangguan pada kompetisi domestik. Selama waktu tersebut, Maresca berharap dapat merenungkan awal yang baik dalam karir barunya di City.
Panjang jeda ini belum pernah terjadi sebelumnya dan City harus berharap tidak mengganggu performa tim di lapangan.
(LC/GN)
sumber : www.manchestereveningnews.co.uk
Leave a comment